Keyzia Neolaka Koleksi Medali, Targetkan Emas di PON 2028

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Dengan pengalaman bertanding selama hampir satu dekade, Keyzia Helen Yuliana Neolaka (14) telah mengoleksi banyak medali dari berbagai kejuaraan, baik di kategori Kyorugi maupun Poomsae. Atlet muda asal Kota Kupang ini kembali menunjukkan taringnya dalam Kejuaraan Taekwondo Kota Kupang 2025.

Bacaan Lainnya

Prestasi terbaru diraihnya di ajang yang digelar oleh Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Kupang pada 9–11 Mei 2025 di GOR Flobamora Oepoi. Dari 450 atlet yang berkompetisi mewakili 18 Dojang se-Kota Kupang, Keyzia berhasil meraih medali perak di kategori Poomsae.

Keyzia, yang akrab disapa Key, bukanlah nama baru dalam dunia Taekwondo. Putri dari Prof. Dr. Yantus A.B Neolaka, S.Pd., M.Si itu mulai menekuni olahraga bela diri asal Korea ini sejak usia 8 tahun.

“Sejak kecil saya sudah biasa ikut lomba seperti ini, jadi sudah terbiasa. Saya dulu ikut dua kategori, Kyorugi dan Poomsae, dan sering juara. Tapi empat kejuaraan terakhir saya fokus di Poomsae saja,” ujar Keyzia kepada wartawan usai pertandingan.

Hasilnya pun tidak mengecewakan. Dari empat kejuaraan terakhir yang diikutinya, Keyzia mencatatkan prestasi luar biasa: dua medali emas, satu perunggu, dan kini medali perak di tingkat Kota Kupang.

Kejuaraan ini sendiri menjadi salah satu event bergengsi tingkat daerah yang bertujuan menjaring talenta muda terbaik, khususnya dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua Pengurus Provinsi TI NTT, Fransisco Bernando Bessi, menegaskan bahwa ajang seperti ini bukan hanya sekadar kompetisi tahunan, tetapi merupakan bagian dari seleksi awal menjelang PON yang akan digelar di NTT dan NTB.

“Kita tahu PON 2028 akan digelar di NTT dan NTB, dan Kota Kupang akan menjadi tuan rumah untuk cabang Taekwondo. Karena itu, kami mulai menjaring atlet-atlet potensial sejak sekarang,” jelas Fransisco.

Sebagai tuan rumah, NTT mendapatkan tiket otomatis untuk berpartisipasi di PON 2028. Ini menjadi motivasi besar bagi atlet muda seperti Keyzia untuk terus mengasah kemampuan dan meningkatkan prestasi.

Fransisco berharap, dedikasi dan semangat seperti yang ditunjukkan Keyzia dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di NTT untuk terjun ke dunia olahraga dan mengharumkan nama daerah.

“Saya senang bisa dapat perak kali ini, tapi ke depan saya akan berlatih lebih keras supaya bisa meraih emas di kejuaraan berikut dan bersiap untuk PON nanti,” ujarnya.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *