NAIMATA, || Warga Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), digemparkan dengan penemuan mayat seorang bayi laki-laki di sebuah selokan, Senin (28/4/2025) petang.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan Nebun, Dusun 01, RT03/RW02.
Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, melalui Kapolsek Kupang Tengah, IPDA Muhammad Ciputra Abidin, menyampaikan bahwa penemuan bayi ini berawal dari seorang pelajar bernama Julio Monce Humau (16). Saat hendak mengalirkan air ke sawah keluarganya, Julio melihat benda mencurigakan di selokan.
Awalnya, Julio mengira benda itu adalah boneka. Namun setelah didekati, ia terkejut karena ternyata yang dilihatnya adalah mayat bayi laki-laki yang baru lahir. Kondisinya tanpa pakaian, dan tali pusarnya masih menempel.
Panikan, Julio segera berlari untuk memanggil Riko Humau (24), seorang mahasiswa yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian. Setelah memastikan bahwa itu benar-benar jasad bayi, keduanya langsung melapor ke perangkat desa setempat.
Perangkat desa kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian. Menanggapi laporan tersebut, tim dari Polsek Kupang Tengah segera menuju lokasi sekitar pukul 18.00 WITA.
Setibanya di lokasi, polisi langsung memasang garis polisi untuk mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menduga bayi tersebut baru dilahirkan, karena kondisi tubuhnya yang masih segar dan tali pusar belum terputus sempurna.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi, tapi indikasi kuat bahwa bayi ini sengaja dibuang. Kemungkinan karena kehamilan tidak diinginkan,” kata Kapolsek Ipda Abidin, Selasa (29/4).
Sekitar pukul 20.00 WITA, tim Inafis dari Polres Kupang juga tiba di lokasi untuk memperkuat proses identifikasi dan pengumpulan barang bukti. Selanjutnya, jenazah bayi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang.
Jenazah tiba di RSB Titus Uly pada pukul 21.05 WITA dan langsung diproses untuk autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Polisi menyatakan akan menunggu hasil autopsi sebelum melangkah lebih lanjut.
“Kami akan mengusut tuntas kasus ini. Perbuatan ini sangat tidak manusiawi. Kami minta masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun untuk melapor,” tegas Ipda Abidin.
Polisi juga tengah melakukan penelusuran untuk mencari tahu siapa ibu dari bayi tersebut dan siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan jasad bayi ini. Kasus ini menjadi perhatian warga yang berharap pelaku segera ditemukan dan diproses.
(Dessy)






