SOE, || Dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pasangan calon Buce Lioe dan Army Konay, dikenal sebagai Paket BUMY, mengumumkan nomor urut 5.
Makna di balik nomor ini sangat mendalam, karena mereka mengaitkannya dengan lima sila Pancasila, sebagai pedoman dalam upaya membawa perubahan positif bagi TTS.
Army Konay menegaskan bahwa nomor 5 bukan hanya angka, melainkan simbol, Kesempurnaan, keberuntungan bahkan juga menjadi Program Tolak Stunting dan simbol sholat lima waktu.
“Kami ingin menjadi figur pemimpin untuk lima tahun ke depan yang dapat mengimplementasikan lima sila Pancasila dalam setiap kebijakan” Ujarnya.
Paket BUMY berkomitmen untuk menjadikan lima sila Pancasila sebagai panduan pembangunan di TTS. Mereka ingin mengatasi isu-isu krusial seperti Stunting dan memberikan perhatian pada aspek keagamaan melalui pelayanan gereja yang berlandaskan prinsip panca tugas (Panca tugas gereja antara lain koinonia,Diakonia, Marturia,Oikonomia, dan Liturgia).
Dalam kesempatan ini, Arny juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan yang akan berlangsung pada 27 November 2024.
“Mari kita ciptakan pesta demokrasi yang bermartabat dengan menghormati satu sama lain dan menghindari kampanye hitam serta money politics,” Serunya.
Paket BUMY didukung oleh delapan partai politik, termasuk Gerindra, Demokrat, PKB, dan Perindo, yang menunjukkan kekuatan kolisi dalam menciptakan perubahan bagi Kabupaten TTS. Dengan semangat Pancasila, mereka bertekad untuk menghadirkan kepemimpinan yang melayani masyarakat dengan tulus dan penuh tanggung jawab.
Paket BUMY menekankan pentingnya kolaborasi dengan semua elemen masyarakat dalam proses pembangunan.
Army menyatakan, “Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mendengarkan suara rakyat. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil berakar pada kebutuhan masyarakat.” Ungkapnya.
Selain itu, mereka juga menyoroti berbagai program prioritas yang akan dilaksanakan, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
“Kami percaya bahwa dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, kami dapat menciptakan solusi yang berkelanjutan dan inklusif,” tambah Army Konay.
Dengan dukungan dari berbagai partai, Paket BUMY berkomitmen untuk mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang diambil.
“Kami tidak hanya akan menjadi pemimpin, tetapi juga pelayan yang siap mengatasi tantangan yang dihadapi masyarakat TTS,” tegas Buce Lioe.
Dalam penutupnya, mereka mengajak seluruh masyarakat TTS untuk bersatu, memberikan dukungan dan terlibat aktif dalam proses demokrasi. “Mari kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten TTS yang lebih baik, sesuai dengan cita-cita dan harapan kita semua,” tutup Army Konay.
Dengan semangat dan visi yang jelas, Paket BUMY siap mengubah wajah Kabupaten TTS, menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap langkah dan kebijakan mereka.
(Dessy)






