MALAKA, || Program Revolusi Pertanian Malaka ( RPM) yang diusung Bupati Perdana Malaka, Stefanus Bria Seran ( SBS) periode 2016-2020 benar-benar mensejahterakan rakyat Kabupaten Malaka.
Selama 5 tahun SBS pimpin Malaka, rakyat kabupaten Malaka berkelimpahan makanan bahkan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat. Usaha kecil masyarakat bisa terdongkrak, sektor riil dan perputaran uang bisa berjalan.
Sepeninggal Bupati SBS ( 2021-2024) usaha kecil masyarakat lumpuh, ketersediaan pangan rakyat jauh dari harapan dan semua sektor jalan ditempat.
Ketua Partai Perindo Malaka, Fritz Oematan mengatakan hal itu saat bertatap muka dengan warga Malaka Barat di Desa Sikun, Sabtu ( 28/9-2024).
Fritz yang juga Pengusaha Malaka yang tinggal di Betun itu mengatakan ketika SBS memimpin Malaka sektor pertanian benar-benar diperhatikan dan hasilnya berdampak luas bagi semua dimensi kehidupan masyarakat.
” Dulu pertanian jadi program primadona, pertanian maju , rakyat senyum karena berkelimpahan makanan. Selain itu para pengusaha dari Atambua dan Kupang bisa beli jagung dan padi di Malaka untuk dijual kembali. Sebagai pengusaha, pada kepemimpinan SBS saya bisa
beli jagung ratusan ton untuk dijual kembali tetapi selama empat tahun terakhir tidak ada produksi jagung dan padi sehingga sebagai pengusaha harus beli jagung, padi dan dedak dari Bima -NTB”, ujarnya
” Sebagai pengusaha setiap tahun kami harus beli jagung, beras dan kacang ijo. Kami pembeli beras dan kacang ijo tetapi tidak ada Beras Nona Malaka dan Fore Lakateu. Ternyata itu hanya program tipu. Itu artinya program swasembada pangan kita gagal” , bebernya.
” Kami pengusaha kalau rakyat susah karena tidak ada hasil pertanian maka pengusaha juga ikutan susah
Kalau Pertaniannya tidak maju maka pengusaha juga ikutan susah. Dampak lanjutannya, pengusaha juga susah untuk bayar pajak.
Selama kurang lebih 4 tahun terakhir kami terpaksa rumahkan 100 lebih karyawan yang selama ini urus beli hasil dari petani masyarakat “, paparnya.
” Sebagai Ketua Partai Perindo saya meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malaka untuk memilih SBS-HMS dalam Pilkada Malaka 2024 karena sudah terbukti memiliki komitmen untuk membangun dibidang pertanian. Kalau rakyat sejahtera maka pengusaha dan roda ekonomi masyarakatpun bisa tumbuh dan berkembang secara sehat”, tandasnya.
(EKY Pers Gacor)






