BIMA || Pengurus dan anggota Pemuda Panca Marga (PPM) taat dan menghormati bahkan memuliakan LVRI sebagai pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.
Pimpinan Media SERGAP.CO.ID Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Sukirman yang akrab disapa Obama mengingatkan bahwa PPM adalah organisasi biologis yang dilahirkan oleh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sehingga “PPM dan LVRI tidak bisa terpisahkan,” ungkapnya melalui siaran Pers kamis, (25/01/2024).
Pemuda Panca Marga adalah organisasi kemasyarakatan pemuda yang bersifat kekeluargaan dan merupakan wadah berhimpun bagi putera-puteri Veteran Republik Indonesia beserta keturunannya yang memiliki hubungan kesejarahan, aspirasi dan koordinasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan merupakan bagian dari Keluarga Besar TNI/Polri,” Kata Mantan Menteri Pertahanan Letnan Jenderal Ryamizard.
Menurut Letjen Ryamizard, Pemuda Panca Marga merupakan wadah berhimpunnya para pemuda anak biologis dan juga anak ideologis veteran dan pejuang, yang menjadi sebuah kekuatan dalam satu kesatuan jiwa kejuangan dan kepahlawanan.
Oleh karena itu para pemuda ini tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah. “LVRI sebagai orangtua biologis dan juga ideologis harus tetap membina, agar arah dan tujuan perjuangan organisasi dapat terarah. Jika dilepaskan, tanpa arahan dan pembinaan LVRI, sama saja membiarkan sebuah organisasi yang liar tanpa arah yang jelas,” Sebut Obama mengutip Kata Ryamizard.
Pemuda Panca Marga, tambahnya, berfungsi sebagai sarana dalam proses pewarisan, pelestarian serta pembudayaan jiwa, semangat dan nilai-nilai juang 45 sebagai perwujudan kesetiaan kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Wahana perjuangan dan pengabdian dalam mencapai cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Perekat persatuan dan kesatuan, pengemban hakikat tatanan baru dan merupakan bagian dari Sishankamrata.
Berpedoman dari pesan mantan Menhan tersebut bahwa organisasi PPM di bawah naungan LVRI. PPM adalah organisasi biologis dari LVRI yang tidak akan terpisahkan dan sebagai perekat NKRI dalam pelestarian Pancasila dan nilai-nilai perjuangan 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Organisasi massa Pemuda Panca Marga (PPM) harus kembali kepada khittahnya yang benar,” tandasnya.
Dalam pesan tertulisnya tersebut, Menhan juga menyebutkan bahwa khittah PPM, yakni bebas dari politik praktis dan tetap mengakui LVRI sebagai organisasi induk yang melahirkannya.
Mengutip pidato Ketua Umum PPM Berto Izzak Doko usai pelantikanya 2019 silam menegaskan bahwa, langkah prioritas dan strategis untuk menjalankan roda organisasi PPM adalah konsolidasi membangun infrastruktur basis PPM untuk menghadapi era milineal, sehingga PPM di masa kini dan di masa mendatang tetap eksis serta dapat di terima generasi milineal, bahkan menjadi kawah candradimuka pembinaan generasi milineal di kalangan keluarga besar TNI.
Selain itu, kata Berto, secara eksternal, PPM bisa eksis menjadi garda terdepan menjaga keamanan, ketahanan dan kedaulatan NKRI. “Tantangan yang dihadapi PPM saat ini dan di masa mendatang tidaklah ringan, namun semua itu bisa di hadapi dengan kekompakan, saling menghormati, saling mendukung dan saling membantu dalam satu keluarga besar PPM anak kandung LVRI ,itu harus dibentuk dan dijaga untuk mencapai kejayaan bersama,” pungkasnya.
Maka melalui Siaran Pers ini, Sukirman Obama yang juga anggota Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bima meminta kepada seluruh Pengurus maupun anggota PPM wajib menghormati dan memuliakan LVRI.
Bagi pengurus dan anggota yang dinilai pembangkang dan tidak menghormati bahkan mencaci maki LVRI agar ditindak tegas dengan memberhentikanya sabagai pengurus. Harap Obama.
“Saya berharap agar tidak terulang lagi pertengkaran antara sesama kader PPM terlebih menunjukan sikap arogansi dihadapan Ketua LVRI Kabupaten Bima dan dihadapan ketua PD PPM Provinsi NTB seperti yang terjadi beberapa waktu lalu pasca penanaman mangrove di pantai amahami” pesan Obama.
(Tim)






