Dikatakan Mars Sinarta Orang Cina dari Jakarta Tinggal di Lendi Wacu Sudah Lima Tahun:”Rumah Seng Semakin Banyak di Sumba Memantulkan Cahaya Panas

SERGAP.CO.ID

PRAI LANGINA, || Gas rumah kaca bukanlah penyumbang terbesar panas mata hari,tetapi rumah seng juga tak kala pentingnya menyumbang pantulan cahaya dan panas mata hari.Mars Sinarta orang Cina dari Jakarta yang lama tinggal di Lendi Wacu sejak lima tahun lalu menilai kalau panas terik mata hari mulai terasa panas sejak pukul 08.00 wita pagi karena rumah seng yang semakin banyak di Sumba dan memantulkan cahaya panas mata hari ke alam sekitar.

Bacaan Lainnya

Itu di Sumba kejadiannya seperti itu katanya,lalu kalau bicara soal emisi rumah kaca kalau di Jawa itu benar,tetapi di Sumba kaca juga termasuk penyebab panas tapi masih kecil bila di bandingkan rumah seng.

Menurut dia seng lebih memantulkan cahaya dan panas dua kali lipat dari emisi rumah kaca,karena itu menurut dia pemerintah sudah saat nya rumah seng di ganti dengan genteng karena material jenis ini penahan panas,”ujarnya

Sebut Sinarta,Cuaca di Prai Langina pukul 11.00 wita sampai pukul 02.00 siang cuaca naik sampai 40 derajat celsius,Sementara cuaca yang kita butuh kan minimal 37 derajat celsius,”jelas sinarta

(MMRss**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *