SERGAP.CO.ID
PESSEL, || Masyarakat Kampung Simauang Cumateh Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pessel menggelar aksi demo. Aksi demo damai yang dilakukan oleh masyarakat tersebut terhadap PT Kalber Reksa Abadi tersebut tidak lain menebus janji yang sudah disepakati terhadap masyarakat.
Aksi demo damai itu, diterima langsung pihak pelaksana PT. Kalber Reksa Abadi Jek (45) tahun. Aksi demo damai tersebut diwakili (54) yang juga sebagai koordinator aksi, dan didampingi Harmed tokoh masyarakat dan ratusan warga. Jumat (20/10).
“Ya, kami melakukkan aksi demo tersebut merupakan tidak lain menuntut janji atau kesepakan yang telah dibuat, dan kami meminta kepada pihak pelaksana proyek untuk menghentikan pekerjaan sebelum permintaan masyarakat dikabulkan,” ujar Hen.
Disampaikan Hen, bersama warga yang melakukan demo, mengatakan, Kalau mau lanjutkan kegiatan pihak perusahan harus membangun jembatan sesuai yang dijanjikan awal-awal pembebasan lahan tahun 2016-2017 lalu, apabila tidak ada jembatan kami tidak izinkan bekerja, ” ulasnya.
“Kami hanya menuntut janji awal dahulu terhadap masyarakat, dan kami berharap terhadap pihak proyek bisa dapat membuat jembatan sesuai yang dijanjikan waktu sosialisaai pembebasan lahan tahun 2016-2017 lalu, kami tidak izinkan melkukan pekerjaan pembuatan polongan Jipas atau pipa polongan saja,” terang hen.
Lebih lanjut Ia menyebutkan, karena dijanjikan jembatan maka kami mau memberikan izin untuk pembuatan Daerah Irigasi Batang Tarusan, dengan adanya jembatan, lahan perkebunan kami bisa dilewati kendraan sehingga kami bisa bekebun, dari pada menyeberang air,” sebutnya.
Masih menurut Hen, pada sewaktu awal sosialisasi dulu disampaikan bahwa aliran Sungai Batang Tarusan akan melewati daerah Simaung dan Nagari Batu Hampar, Batu Hampar Selatan dan dibangun Jembatan, sehingga Air melewati jembatan seperti di Kampung Tanjung Nagari Duku Utara.
“Ya, apabila akses jalan sudah ada maka hasil bumi disekitar wilayah akan bisa diolah dan meningkat, jadi ekonomi hidup, bukan panen padi saja, hasil perkebunan lainnya juga bisa berkembang dengan hasilnya bisa melimpah,”tutupnya.
Sedangkan, pihak pelaksana pekerjaan perusahan PT. Kalber Reksa Abadi Jek (45) yang menerima pendemo menanggapi, kami sebagai kontraktor menawar sesuai dengan bestek yang ada. Dan kami pihak kontraktor bekerja sesuai gambar, dan kami tidak mau bekerja tidak sesuai gambar,” akhirinyanya.
(WH).






