SERGAP.CO.ID
KUPANG, ||Sejujurnya proses hidup Donny Famdale adalah anugerah Tuhan sehingga dia bisa sampai saat ini. Sejak umur 4 tahun, ayahnya meninggal pada tahun 1981, dan disitulah awal mulanya perjalanan hidupnya.
“Saya bersyukur lewat setiap proses yang saya lalui, karena semuanya ada dalam rencana Tuhan, meskipun waktu itu saya tidak mengerti apa itu meninggal,” ungkap Donny.
Kehilangan ayahnya membuat semua pekerjaan yang dijalankan oleh ayahnya menjadi terhenti, dan keluarganya terjerat dalam hutang piutang yang sulit. Ibunya, dengan gigih, terpaksa bekerja keras untuk menafkahi lima orang anak dan membayar hutang-hutang tersebut.
Lewat perjuangan yang luar biasa, ibu Donny memanfaatkan talentanya yang diberikan Tuhan, yakni menjahit dan membuat kue. Ia menjadi cukup dikenal di kalangan masyarakat, sehingga bisa menghidupi keluarganya.
“Melihat kondisi itu, saya tidak bisa diam. Pernah saya menjual kue pisang, kacang hijau, dan saya bantu tawarkan di sekolah-sekolah dan kios,” ungkap Donny.
Dengan tekad dan keuletan ibunya, mereka berhasil melewati masa sulit tersebut. Meskipun ibunya memiliki kesempatan untuk menikah lagi setelah kematian ayahnya, ia memutuskan untuk fokus menafkahi anak-anaknya.
“Bagi saya, ibu saya adalah pekerja keras. Tanpa dirinya, kami tidak akan sampai ke titik ini. Jadi, perjuangan ibu tidak bisa dibalas dengan kata-kata, hanya bisa kita ungkapkan dengan kasih sayang kepada orang tua kita,” tambah Donny.
Donny memulai usahanya dari nol, dan dengan kemurahan Tuhan, ia berhasil membangun sebuah bengkel pada tahun 2003. “Kami baru saja merayakan ulang tahun ke-20 berdirinya bengkel saya. Ini adalah umur yang cukup dewasa dalam pengalaman bagi satu organisasi,” tuturnya.
Alasan Donny memasuki dunia politik murni adalah karena panduan Tuhan. Awalnya, ia tidak memiliki persiapan khusus, tetapi pada saat-saat terakhir, bulan Agustus, ia mendaftar sebagai calon. “Saya berpikir, mungkin melalui ini saya bisa melayani lebih banyak orang lagi,” tambahnya.
Sebagai anak keempat dari lima bersaudara, bagi Donny, kemenangan atau kekalahan bukanlah yang terpenting. Yang terpenting adalah berbagi kebaikan kepada orang banyak.
Donny memiliki tiga prioritas utama yang akan ia perjuangkan jika terpilih, yaitu Kesehatan, Pendidikan, dan Lapangan Usaha atau UMKM. Menurutnya, hal-hal ini masih belum dapat diatasi sepenuhnya hingga saat ini.
“Kedepannya, saya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih memahami kebutuhan mereka,” tutup Donny.
Donny Matius Famdale adalah Calon DPRD Kota Kupang Dapil Kecamatan Oebobo dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan motto “Berkarya Jujur & Melayani.
(Dessy)






