SERGAP.CO.ID
KEFAMENANU, || Sebuah perguruan tinggi negeri terletak di lokasi strategis, memberikan keunikan di kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Timor Leste. Perguruan tinggi itu bernama Universitas Timor (Unimor).
Kehadiran Unimor sejak 16 Juni 2000, praktis telah menjelma menjadi institusi pendidikan yang disegani. dengan 4 Fakultas dan 16 Program Studi yang terhormat yang memberikan kemudahan alternatif bagi mahasiswa baru. Apalagi, Unimor juga merupakan Perguruan Tinggi Negeri kedua di Nusa Tenggara Timur.
Bahkan menurut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr.Yosep Seran Nahak, SPd, Unimor terus melakukan terobosan dan inovasi baru dalam menarik animo masyarakat di TTU dengan memberikan pelayanan biaya kuliah murah sebesar 500.000 per semester.
Caption : Tampak Rektor bersama Civitas Academica Unimor saat pose bersama di ruang kerjanya, Senin (12/6/2023).
Yosep menuturkan meski dengan fasilitas seperti Perpustakaan Pusat, Perpustakaan Fakultas, Laboraturium, Aula, Ruang Kuliah, Student Center,Lapangan Olah raga, dan Lahan praktek, Unimor sudah banyak menorehkan prestasi Nasional maupun Internasional dan memiliki citra baik dalam pandangan masyarakat.
“Secara internal Universitas Unimor setiap tahun terus meningkatkan progress kualitas SDM baik tenaga pengajar berjumlah 305 orang dengan kualifikasi, Guru besar, 1 orang , S3, 19 orang, kedepannya akan ditambah lagi 15 orang” Tuturnya
Daya tarik lainnya semua prodi telah terakreditasi B (Baik sekali) dan beberapa prodi sedang persiapan rekreditasi kembali sehingga semua prodi bisa dikatakan layak.
Selain itu dosen Unimor mendapatkan banyak hibah melalui pengabdian dan kerjasama sehingga bukan saja mahasiswa berprestasi namun tenaga kependidikan juga.
Humas Unimor, Vincentius Dody Widodo, SE menambahkan sesuai visi Menjadi pusat ilmu pengetahuan, teknologi, humaniora dan seni yang unggul dalam bidang pertanian lahan kering yang mandiri dan bermartabat pada tingkat regional, nasional, dan internasional pada 2025.
” Walaupun Unimor terbilang muda Kiprahnya dan masih berproses. Tetapi komitmen kami terus bekerjasama dengan mitra karena merupakan syarat yg harus dipenuhi. Selain akreditasi kehadiran kami juga harus bisa menunjukan sumbangsih bagi semua elemen di NTT” tegasnya.
” Target kami kampus ini bisa tingkatkan 8 Indikator kinerja Utama (IKU) untuk menjadi salah- satu Perguruan Tinggi negeri yang berkualitas di perbatasan sehingga kehadiran Unimor dapat memberikan solusi dalam permasalahan di masyarakat” Pungkasnya.
Pelu diketahui Unimor merupakan salah satu Pusat TBK dari 74 Pusat UTBK yang ada di Indonesia.
Menurut data yg dirilis Unirank tahun 2022 Unimor masuk ranking 342 secara nasional dan di NTT peringkat 3 selain Undana dan UNWIRA.
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni : Dr.Marsianus Fallo, SP, MSi menambahkan 3.000 mahasiswa telah menerima bantuan dalam bentuk beasiswa KIP kuliah, beasiswa prestasi,dan beasiswa afirmasi bagi mahasiswa tidak mampu.
” Disini kami mendorong lulusan Unimor bukan hanya belajar namun kedepannya dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Saat ini Kurikulum merdeka belajar sangat penting mahasiswa bisa mengembangkan potensi diri sehingga bisa berusaha secara mandiri” Tambahnya.
Untuk mendukung pengembangan siswa pihak Unimor bekerjasama dengan beberapa stakeholder pemerintah, BUMN, BUMD, swasta NGO, perguruan tinggi, dan mitra usaha.
Rektor Unimor yang disegani, Dr. Ir. Stefanus Sio, MP, kepada media ini belum lama ini menuturkan, untuk tahun ajaran 2023-2024, Unimor membidik 2.660 orang mahasiswa baru melalui tiga jalur pendaftaran.
Jalur-jalur tersebut menurut Rektor Stefanus Sio adalah jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional BerdasarkanTes (SNBT), dan jalur Mandiri dengan biaya pendaftaran tetap sama seperti tahun sebelumnya, hanya mengalami sedikit kenaikan, disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa.
(Pewarta ;Desshy anggraini, sultan sabatani)






