Ruam Pada Anak Apa Saja Penyebabnya Apakah Berbahaya

Caption : dr Stevan Pagar Pardamean Simanjuntak Dokter Umum Pada RSUD Waikabubak

SERGAP.CO.ID

SUMBA BARAT, |1 Ruam atau bercak kemerahan pada kulit seringkali dikira campak. Padahal ada banyak kemungkinan lain sebagai penyebab ruam. Tergantung apa yang menyebabkan, bagaimana pola penyebarannya, dan berapa lama durasi timbulnya ruam pada kulit anak tersebut. Pada artikel ini diharapkan orang tua dapat memahami jenis ruam yang timbul pada kulit anak sehingga dapat memberikan pertolongan pertama dan diharapkan orang tua tahu kapan anak tersebut harus segera dibawa untuk periksa ke dokter, atau bahkan kapan ruam tersebut digolongkan gawat darurat atau emergency.Ada banyak penyebab ruam pada kulit. Penulis merangkum beberapa penyebab yang sering timbul dan ruam yang dapat mengancam nyawa.

Bacaan Lainnya

Ruam kemerahan dapat timbul sejajar dengan kulit sekitar, ataupun lebih tinggi dari kulit sekitarnya. Apabila ruam timbul lebih tinggi daripada kulit di sekitarnya dan keluhan utama berupa rasa gatal, harus diwaspadai kemungkinan reaksi alergi.

Orang tua harus segera mencari Riwayat kontak terhadap allergen seperti bulu hewan, serbuk tumbuhan, debu, cuaca dingin, makanan yang mengandung protein tinggi seperti makanan laut atau seafood, telur, kacang, susu, keju, dan sebagainya. Ruam dengan kondisi ini biasanya tidak disertai demam dan seringkali akan membaik dengan sendirinya. Namun, apabila menetap dan menimbulkan rasa tidak nyaman akibat gatal, segera bawa anak untuk periksa ke dokter.

Apalagi jika timbul sesak atau gejala sumbatan jalan nafas, harus segera dibawa ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan segera.

Kondisi lain yang dapat menimbulkan ruam tanpa demam adalah Reaksi Obat. Ruam yang timbul pada kondisi ini biasanya hanya ruam kemerahan yang rata dengan kulit sekitar dan timbul setelah obat masuk dan dikenal dengan fixed drug eruption. Ruam timbul terbatas pada area tempat obat masuk seperti mulut, daerah suntikan, atau daerah lain tempat obat diberikan.

Pada kondisi yang lebih berat, dapat disertai kemerahan pada mata, bercak atau luka pada daerah mulut, dan ruam pada kulit yang dikenal dengan Stevens-Johnson Syndrome yang dapat merusak organ dan harus segera mendapat penanganan medis.

Bagaimana dengan ruam yang timbul bersamaan dengan demam. Ada banyak kemungkinan penyebabnya.

Fifth Disease (Penyakit kelima)

Penyakit ini disebabkan oleh virus parvovirus 19. Penyakit ini biasa disebut juga sebagai “slapped cheek” atau pipi tertampar karena gejalanya berupa ruam atau bercak kemerahan pada pipi. Dalam dunia medis disebut erythema infectiosum. Gejala awal dapat berupa demam, nyeri kepala, dan flu (hidung tersumbat dan ingusan) yang timbul setelah 2 minggu terpapar virus.

Dan ruam muncul setelah gejala demam membaik, tidak timbul bersamaan. Kondisi ini dapat menular selama ada demam. Namun begitu ruam muncul, penyakit ini sudah tidak menular lagi. Tidak ada terapi khusus untuk mengobati penyakit ini. Yang dibutuhkan hanya terapi suportif seperti penurun panas.

Roseola

Roseola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus herpesvirus HHV-6 dan HHV-7 yang biasanya menyerang bayi usia 6 bulan sampai anak balita usia 2 tahun. Berbeda dengan cacar atau rubeola yang dapat terjadi pada usia berapapun.

Gejala utama yang timbul berupa demam dan ruam kemerahan pada kulit yang muncul segera setelah demam reda. Ciri ruam yang muncul adalah bintik kemerahan yang rata dengan kulit sekitar dengan tepi yang lebih cerah atau lebih pucat dari bintik merah tersebut disebut halo. Ruam muncul dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Ruam muncul segera setelah demam hilang.Roseola biasanya akan sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan terapi khusus.

Cacar Air

Cacar air atau chicken pox disebabkan oleh virus varicella-zoster. Walaupun sudah divaksin, namun anak tetap dapat terinfeksi virus ini. Anak yang sudah divaksin akan memiliki gejala yang lebih ringan disbanding anak yang belum divaksin.

Gejala yang muncul diawal dengan demam, lemas, rewel, atau nyeri kepala. Ruam muncul pada hari pertama dan kedua berupa bercak kemerahan dengan lenting-lenting berisi air di seluruh tubuh dan akan makin luas dalam 5-7 hari.

Segera bawa anak anda untuk periksa ke dokter agar mendapatkan pengobatan. Terapi antivirus efektif jika diberikan dalam 24 jam setelah ruam timbul menurut Centers for Disease Control and Prevention.

Flu Singapura

Flu Singapura tau Hand foot and mouth disease (HFMD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Coxsackievirus A16 dan Enterovirus 71. Gejala berupa demam dan setelah 2 hari muncul sariawan di mulut dan ruam kemerahan di telapak tangan, kaki, sekitar kemaluan,dan bokong.

Flu Singapura biasanya menyerang anak usia di bawah 5 tahun.Virus ini sangat menular dan dapat mengenai orang yang merawat anak tersebut, namun biasanya gejala akan membaik dalam 7-10 hari dan tidak memerlukan terapi spesifik. Hanya obat penurun panas untuk mengurangi gejala panas.

Selulitis

Selulitis adalah infeksi bakteri yang menyerang bagian kulit yang lebih dalam. Biasanya timbul setelah adanya trauma pada kulit seperti cedera, gigitan hewan, atau luka. Namun selulitis juga dapat timbul tanpa adanya riwayat trauma yang nyata. Pada selulitis, ruam terbatas pada daerah yang mengalami infeksi. Biasanya kulit kemerahan dan bengkak disertai rasa nyeri.

Keluhan dapat disertai demam yang merupakan tanda kedaruratan dan membutuhkan penanganan segera dari dokter. Selulitis diobati dengan antibiotik.Namun pada kondisi tertentu, terkadang diperlukan Tindakan operasi.

Campak

Campak disebabkan oleh virus dari famili paramyxovirus sama seperti rubeola dan rubella. Virus campak dapat menular sejak 4 hari sebelum ruam timbul sampai 4 hari setelah ruam timbul dan dapat bertahan di udara selama 2 jam. Gejala berupa demam, mata merah, hidung ingusan yang timbul setelah 7-14 hari terpapar virus campak. Pada dasarnya infeksi ini akan membaik dengan sendirinya.

Namun apabila disertai komplikasi seperti sesak, anak cenderung mengantuk, sampai kejang, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Demam Scarlet

Demam Scarlet adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptokokus beta hemolitikus. Gejala timbul langsung beberapa hari setelah terpapar kuman dan menyerang anak usia 5-15 tahun. Gejala demam scarlet terdapat pada dada, leher, dan selangkangan.

Jika anak mengalami nyeri tenggorokan disertai ruam, harus diwaspadai kemungkinan mengalami demam scarlet dan harus segera dibawa periksa ke dokter. Demam scarlet perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan komplikasi pada jantung seperti demam rematik,pada ginjal seperti glomerulonephritis, hingga pada paru-paru seperti pneumonia.

Pengobatan yang diperlukan untuk mengatasi demam Scarlet adalah dengan antibiotik.

Demam Berdarah

Dengue (DBD) Demam berdarah (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue serotipe DEN-1 sampai DEN-4 disertai adanya kebocoran pada plasma. Gejala yang timbul berupa demam tinggi, mendadak, terus menerus, kadang naik kadang turun selama 2-7 hari. Disertai salah satu gejala : muka kemerahan, tidak mau makan, nyeri otot dan sendi, nyeri ulu hati, mual, muntah, dan nyeri kepala. Pada awal perjalanan penyakit DBD pada hari ke 1-4 kadang juga disertai dengan munculnya bintik merah yang mirip dengan campak.

Bercak merah ini biasanya akan hilang setelah hari ke 5-7. Anak terlihat mengalami kondisi yang memburuk saat demam turun Hitung trombosit ≤ 100.000 per microliter dan atau disertai peningkatan hematokrit ≥ 20 persen, Anak mengeluh atau mengalami nyeri perut hebat Anak mengalami perdarahan aktif (BAB hitam, perdarahan gusi yang sulit berhenti, hingga muntah darah) dan harus segera diperiksa ke dokter. Gejala biasanya akan membaik setelah hari ke 7 sakit.

Penyakit Kawasaki

Penyakit ini merupakan vaskulitis sistemik atau peradangan pembuluh darah di tubuh yang terutama terjadi pada arteri berukuran sedang. Dalam dunia medis disebut mucocutaneous lymph node syndrome. Penyakit Kawasaki terutama dialami oleh anak di bawah 5 tahun. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi mendadak lebih dari 5 hari, bisa sampai suhu 41’C, dan tidak berespon dengan antibiotik. Mata merah tanpa adanya secret atau cairan, bibir merah terang,biasa disebut dengan strawberry tongue,dan pecah-pecah.

Timbul bercak kemerahan di rongga mulut dan tenggorokan. Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher dan dapat timbul ruam yang bentuknya bervariasi seperti kemerahan, lenting berisi air, bisul, ataupun kulit yang melepuh pada wajah, badan, dan ekstremitas.

Komplikasi penyakit Kawasaki perlu diantisipasi karena bisa menimbulkan peradangan pembuluh darah arteri jantung yang berisiko fatal dan menimbulkan kematian. Pengobatan untuk penyakit Kawasaki sendiri adalah dengan Gamaglobulin intravena (IVIg) dan aspirin, dan harus dilakukan evaluasi berkala setelah pengobatan untuk mendeteksi kelainan jantung yang dapat timbul kemudian.

Teething Rash

Ruam ini muncul dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dimana ruam timbul bersamaan dengan tumbuhnya gigi pada anak. Ruam ini timbul di sekitar wajah dan bisa disertai demam walaupun jarang.

Keluhan lain berupa anak rewel dan menangis terus. Ruam pada kondisi ini biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari dan tidak memerlukan intervensi medis apapun.

Demikian beberapa penyebab ruam yang sering kita jumpai sehari-hari dan semoga dengan artikel ini orang tua dapat segera memberikan pertolongan pertama pada anak yang sakit dan diharapkan orang tua menjadi lebih mengerti tentang penyebab ruam yang ternyata banyak dan ada beberapa yang harus diwaspadai karena dapat berbahaya bagi Kesehatan anak.

Ruam dapat menjadi gejala awal dari sebuah penyakit yang berbahaya, atau justru ruam dapat timbul setelah penyakitnya akan sembuh. Dua pendekatan ini dapat dijadikan pedoman oleh orang tua dalam mengambil Langkah untuk keselematan si buah hati. Namun demikian, berbagai penyebab di atas tidak dipaparkan agar orang awam dapat membuat diagnosis terhadap kondisi anaknya. Tidak ada kata terlambat, segera periksakan anak anda ke dokter apabila mengalami kondisi ruam dan demam agar dapat dicari tahu penyebabnya dan dapat ditangani segera untuk menghindari komplikasi yang tidak diharapkan. Semoga bermanfaat !

(MSS**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *