SERGAP.CO.ID
KOTA TASIKMALAYA, || Walikota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kota Tasikmalaya bertempat di Lapangan Dadaha Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya Jawa Barat. Sabtu (22/10/2022).


Dalam Upacara HSN ini juga di bacakan Ikrar santri merupakan janji para santri untuk selalu menaati tata tertib yang tertuang dalam poin ikrar tersebut berbunyi.
Kami Santri NKRI Berikrar:
- Kami Santri NKRI, Berpegang teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah
- Kami Santri NKRI, Bertanah air satu, Tanah Air Indonesia; berideologi negara satu, ideologi Pancasila; berkonstitusi satu, Undang-Undang Dasar 1945; dan berkebudayaan satu, Bhinneka Tunggal Ika
- Kami Santri NKRI, Selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela Tanah Air dan Bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional, serta mewujudkan perdamaian dunia
- Kami Santri NKRI, Ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan, lahir dan batin untuk seluruh rakyat Indonesia
- Kami Santri NKRI, Pantang menyerah, pantang putus asa, serta siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang merongrong Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, yang didasari semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama.

Tampak hadir Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP. Aszhari Kurniawan, SH, SIK, Msi, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P, Danlanud Wiriadinata bersama jajaran Forkopimda serta Kyai, Ulama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan juga ribuan santri yang datang dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya.
Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa, semenjak ditetapkan tahun 2015 lalu peringatan HSN (Hari Santri Nasional) rutin dilaksanakan pada setiap tahunnya.
“Hari Santri Nasional tahun ini mengangkat tema, “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan. Terangnya.
Walikota menambahkan, maksud dari tema tersebut menerangkan bahwa santri dalam sejarahnya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. “Melalui momen ini kita bersama sama mendoakan para Pahlawan khususnya dari kalangan ulama, kyai dan santri yang gugur di medan perang dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. “Pungkasnya.
Selanjutnya, Wali Kota Tasikmalaya bersama Forkopimda menuju panggung kehormatan untuk melepas peserta kirab santri dengan rute Lapangan Dadaha melewati Jalan Hz Mustofa dan finish di sekitar Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
(Rizal)






