KALABAHI, || Pengembangan pariwisata Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai diarahkan pada pemanfaatan energi bersih.
PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kalabahi bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Alor memperkuat kolaborasi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik guna mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Langkah tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Electrifying Lifestyle dan penguatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Kamis (29/10/2026).
SPKLU tidak hanya diproyeksikan sebagai fasilitas pengisian daya kendaraan listrik, tetapi juga bagian dari ekosistem mobilitas wisata ramah lingkungan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memberi kemudahan bagi wisatawan, pengelola penginapan, pelaku perhotelan, hingga penyedia jasa transportasi lokal yang mulai beralih menggunakan kendaraan listrik.
PLN memperkenalkan dua kategori fasilitas, yakni SPKLU roda empat (R4) dengan pilihan pengisian AC dan DC, serta SPKLU roda dua (R2) yang dilengkapi fitur akses QR. Fasilitas R2 juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ruang publik maupun pusat keramaian.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Soni Lutzina, menilai kolaborasi tersebut memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar mendukung mobilitas wisatawan.
“Ini adalah langkah konkret yang mengawinkan pemajuan pariwisata dengan peningkatan kesejahteraan warga,” ungkap Soni.
Menurutnya, inovasi SPKLU berpotensi memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi UMKM lokal.
Manajer PLN ULP Kalabahi, Yokanan Tri Kurniawan Pamungkas, mengatakan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata, aktivitas ekonomi masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
“Melalui penguatan SPKLU R2 dan R4 serta gerakan Electrifying Lifestyle, kami ingin menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan wisatawan, kebangkitan UMKM, dan kelestarian alam,” ujar Yokanan.
Dukungan serupa disampaikan Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian.
Ia menegaskan PLN siap mendukung perluasan ekosistem kendaraan listrik di destinasi wisata unggulan NTT agar pertumbuhan sektor pariwisata berjalan seiring dengan transisi energi.
Ke depan, PLN ULP Kalabahi bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Alor akan memetakan lokasi strategis pengembangan SPKLU untuk memperluas pemanfaatan energi hijau dan memperkuat daya saing pariwisata daerah.
(Desy)






