KAB. SUMBA TIMUR, || Babinsa Koramil 01/Lewa, Kodim 1601/Sumba Timur, Pratu Bethanius, menghadiri rapat persiapan peningkatan status Open Defecation Free (ODF) menuju penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar di Aula Kecamatan Lewa, Kelurahan Lewa Paku, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya lintas sektor untuk meningkatkan kualitas sanitasi, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya lingkungan yang sehat dan layak.
Rapat dihadiri perwakilan Dinas Sosial, Kepala Puskesmas Lewa, Sekretaris Kecamatan Lewa, Babinsa, Lurah Lewa Paku, Bhabinkamtibmas dari Polsek setempat, tokoh masyarakat, serta kader Posyandu.
Para peserta membahas persiapan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendorong perubahan status dari ODF menuju penerapan STBM 5 Pilar. Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan koordinasi yang lebih terarah antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat.
STBM 5 Pilar mencakup penghentian buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga.
Penerapan kelima pilar tersebut membutuhkan lebih dari sekadar rapat koordinasi. Ketersediaan sarana sanitasi, edukasi berkelanjutan, perubahan kebiasaan, dan partisipasi aktif warga menjadi faktor penting agar upaya peningkatan kesehatan masyarakat dapat berjalan secara konsisten.
Dalam kegiatan itu, kehadiran Pratu Bethanius merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah binaan.
Sinergi lintas sektor juga diperlukan agar program sanitasi tidak berhenti pada pemenuhan administrasi atau pencapaian status semata, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat memastikan bahwa edukasi sanitasi menjangkau seluruh lapisan warga, termasuk keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak.
Melalui rapat tersebut, seluruh pihak diharapkan memperkuat kerja sama dalam mempersiapkan penerapan STBM 5 Pilar di Kecamatan Lewa. Keberhasilan program ini pada akhirnya memerlukan komitmen bersama, pengawasan berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan demi meningkatkan derajat kesehatan warga.
(Ms)






