Zet Tadung Allo Motivasi Atlet Karate SMPN 8 Kupang: Jangan Menyerah pada Keterbatasan

SERGAP.CO.ID

KOTA KUPANG, || Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Zet Tadung Allo, memotivasi para atlet karate SMP Negeri 8 Kupang agar tetap bersemangat berlatih dan tidak menyerah pada keterbatasan.

Bacaan Lainnya

Ia optimistis, dengan disiplin, kerja keras, dan mental juang yang kuat, atlet-atlet muda NTT mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Motivasi tersebut disampaikan Zet Tadung Allo saat mengunjungi SMP Negeri 8 Kupang untuk meninjau latihan karate para siswa. Saat ini, Zet menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) Kejaksaan Agung RI.

Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Sebaliknya, semangat dan keinginan yang kuat menjadi modal penting bagi seseorang untuk melampaui berbagai tantangan.

Ia mengaku memiliki harapan besar agar suatu saat atlet karate dari NTT mampu mengharumkan nama daerah di panggung olahraga nasional, bahkan internasional.

“Adik-adik, kalian ini dari 100 orang, setelah satu tahun masih tersisa 70 orang. Saya percaya akan ada atlet yang mengangkat nama NTT di kancah nasional. Tidak menutup kemungkinan juga sampai ke kancah internasional,” ujarnya di hadapan para atlet.

Menurut dia, perjalanan menjadi atlet berprestasi membutuhkan proses panjang. Karena itu, para siswa harus membangun kebiasaan belajar, disiplin waktu, menjaga kesehatan, serta berlatih dengan tekun dan konsisten.

Disiplin, lanjutnya, bukan hanya diperlukan ketika mengikuti latihan, tetapi juga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut akan membentuk karakter yang kuat dan membantu para atlet menghadapi berbagai tantangan.

Selain disiplin, Zet juga mengingatkan pentingnya kekompakan dan persahabatan di antara para atlet. Ia menilai, kebersamaan merupakan kekuatan yang harus terus dijaga agar setiap anggota tim dapat saling mendukung dalam proses pembinaan.

“Kalian harus kompak dan memperkuat persahabatan, karena kekompakan itu adalah kekuatan kita,” katanya.

Ia juga menyampaikan salam dari Presiden Bok Leonard Simanjuntak selaku Presiden Kejuaraan Karate Indonesia, sekaligus menitipkan pesan agar para atlet menanamkan keyakinan bahwa anak-anak dari NTT juga mampu berprestasi untuk Indonesia.

“Tanamkan semangat bahwa kalian bisa, dari NTT untuk Indonesia. Mungkin sepuluh tahun yang akan datang, ada di antara kalian yang sudah berada di kancah internasional. Kita tidak boleh rendah diri,” pesannya.

Zet menegaskan, para atlet harus terus melatih kemampuan teknik sekaligus memperkuat mental bertanding. Sikap sportif, semangat juang, dan ketahanan menghadapi tekanan merupakan bagian penting dalam perjalanan seorang atlet.

Ia mengingatkan agar para siswa tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk berkembang. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang dimiliki, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, berlatih, dan memperbaiki diri.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 70-an atlet juga menerima bantuan vitamin senilai Rp100.000. Bantuan itu menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan para atlet yang menjalani latihan.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menambah motivasi para atlet karate SMP Negeri 8 Kupang untuk terus berlatih dengan tekun, menjaga kekompakan, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan.

Bagi Zet, mimpi membawa nama NTT ke tingkat nasional dan internasional harus dimulai dari sekarang, melalui disiplin, kerja keras, keberanian, dan keyakinan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjuangan.

(Desy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *