Program 100 Hari Kapolri, Polres TTU Perkuat Pelayanan Humanis hingga Sentuh Pendidikan

Caption : Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M.,

SERGAP.CO.ID

KOTA KUPANG, || Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, memperkuat pelaksanaan program prioritas Polri melalui pendekatan humanis, penguatan rohani personel, pelayanan kepada kelompok rentan, hingga kepedulian terhadap pendidikan anak-anak.

Bacaan Lainnya

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., mengatakan pelaksanaan program tersebut diarahkan untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus memastikan kehadiran aparat tidak hanya sebatas menjalankan tugas, tetapi juga memberikan solusi atas persoalan warga.

Menurut Eliana, program yang dijalankan sepanjang pekan mencakup kegiatan keagamaan, pelayanan publik, interaksi langsung dengan masyarakat, serta pembinaan di lingkungan pendidikan.

“Intinya, kami turun ke masyarakat bersama-sama dengan masyarakat. Kami hadir mendengarkan keluhan masyarakat, kemudian memberikan jalan dan solusi. Itulah yang sebenarnya dicari masyarakat,” kata Eliana.

Ia menjelaskan, kegiatan Senin diisi dengan pengaturan lalu lintas pagi dan menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah. Pada Selasa, personel menjalankan program Polres Kuat, sedangkan Rabu menjadi momentum untuk berkumpul bersama masyarakat.

Selanjutnya, Kamis diisi dengan kegiatan Polisi Peduli Pengangguran. Pada Jumat, personel Muslim melaksanakan Jumat Keliling di masjid sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pada Sabtu, kegiatan dilanjutkan melalui program Subuh Keliling bersama masyarakat. Sementara itu, personel beragama Kristen dan Katolik menjalankan program Minggu Kasih di gereja masing-masing.

Eliana menegaskan, penguatan pelayanan kepada masyarakat harus dimulai dari pembenahan internal kepolisian, termasuk membangun karakter dan memperkuat rohani personel agar mampu menjalankan tugas secara profesional.

“Sebelum personel Polres TTU melayani masyarakat, mereka harus selesai dulu dengan dirinya sendiri. Rohaninya harus kami bekali. Kalau rohaninya bagus, pasti akan memberikan pelayanan yang baik sehingga dapat meminimalkan pelanggaran,” ujarnya.

Selain penguatan internal, Polres TTU juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, dan lanjut usia. Pendekatan dilakukan dengan mendengarkan keluhan masyarakat dan mencari solusi bersama.

Di bidang pendidikan, Eliana menyebut pihaknya berupaya membantu anak-anak yang membutuhkan dukungan, termasuk melalui pemberian alat tulis.

“Pendidikan itu jangka panjang untuk masa depan. Kalau ada anak yang bisa kami bantu, kami bantu. Itu menjadi salah satu prioritas saya di Timor Tengah Utara,” katanya.

Eliana berharap pelaksanaan program prioritas Polri tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih responsif.

Baginya, keberhasilan program bukan sekadar terlaksananya kegiatan, melainkan sejauh mana kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *