TMMD ke-130 Sumba Barat, Sumur Bor Disiapkan untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA BARAT, ||  Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1613/Sumba Barat bersama masyarakat Desa Lingo Lango, Kecamatan Tanarighu, bergotong royong menggali lubang sirkulasi air untuk pembangunan sumur bor, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan pasokan air.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TMMD untuk menjawab kebutuhan dasar warga.

Menurut dia, penggalian lubang sirkulasi menjadi tahap persiapan penting sebelum pengeboran dilakukan. Pekerjaan tersebut bertujuan mendukung kelancaran sirkulasi lumpur selama proses pengerjaan sumur bor.

“Pembangunan sumur bor ini dirancang untuk mengatasi permasalahan krisis air bersih yang kerap dihadapi warga. Keterlibatan aktif masyarakat secara gotong royong bukan hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menegaskan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Desa Lingo Lango,” ujar Ignasius.

Keterlibatan warga dalam pekerjaan tersebut menunjukkan kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Selain membantu pelaksanaan pekerjaan, gotong royong juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, manfaat pembangunan sumur bor nantinya akan bergantung pada keberhasilan pengeboran, ketersediaan debit air, serta pengelolaan dan pemeliharaan sarana setelah selesai dibangun.

Karena itu, keberlanjutan fasilitas air bersih menjadi aspek penting agar infrastruktur yang dibangun melalui program TMMD dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Program TMMD ke-130 Kodim 1613/Sumba Barat diharapkan mampu meningkatkan akses warga terhadap air bersih sekaligus mempererat hubungan TNI dan masyarakat di Kecamatan Tanarighu.

Hingga berita ini disusun, belum ada informasi mengenai target penyelesaian sumur bor, jumlah warga penerima manfaat, maupun perkiraan debit air yang akan dihasilkan.

(Ms)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *