Kegiatan di Hari Pertama TMMD Ke-130 Kabupaten Sumba Barat,Sasar Jalan Tani Dan Air Bersih

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA BARAT NTT, || Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1613 Sumba Barat mulai menyasar sejumlah pembangunan fisik di Desa Linggu Lango,Kecamatan Tanarighu.

Bacaan Lainnya

Sasaran pembangunan tersebut meliputi pembukaan dan pembangunan jalan usaha tani dari permukiman warga menuju lahan pertanian,pembangunan sumur bor,serta fasilitas mandi,cuci, kakus (MCK) untuk masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan pembukaan program juga diisi dengan pasar murah yang melibatkan pelaku usaha mikro,kecil,dan menengah (UMKM), serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.

Kasdim Kodim 1613 Sumba Barat,Mayor Infanteri Idris, mengatakan pembangunan jalan usaha tani diharapkan dapat mempermudah akses petani menuju lahan pertanian.Menurutnya, akses jalan yang memadai akan mendorong masyarakat lebih giat mengelola lahan sehingga berdampak positif terhadap peningkatan hasil produksi pertanian.

Dengan demikian,pembangunan tersebut diharapkan turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah sasaran TMMD.

Selain jalan usaha tani, pembangunan sumur bor menjadi salah satu sasaran penting dalam program tersebut.Pasalnya, masyarakat di Desa Linggu Lango dan sekitarnya masih menghadapi keterbatasan akses air bersih,terutama saat musim kemarau.

Dalam kondisi tersebut,sebagian warga terpaksa mengandalkan pembelian air menggunakan tangki karena sumber air yang tersedia belum mencukupi kebutuhan sehari-hari.Kehadiran sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sedangkan pembangunan MCK ditujukan untuk mendukung sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Pada hari pertama pelaksanaan, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah.

Dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan,warga mendapatkan layanan pengecekan darah, termasuk pemeriksaan kolesterol,asam urat, dan gula darah.Warga yang membutuhkan juga memperoleh obat-obatan secara gratis.

Sementara itu,pasar murah menghadirkan berbagai kebutuhan pokok melalui keterlibatan pelaku UMKM, termasuk penjualan beras dan sembako, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta membantu mengatasi kerawanan pangan.

Mayor Infanteri Idris menjelaskan,pelaksanaan TMMD merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI.Dalam kerja sama tersebut, pemerintah daerah menyiapkan anggaran serta bahan untuk pembangunan, sedangkan TNI mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan beserta kebutuhan personel,seperti uang saku,uang lauk pauk, dan vitamin.

Pelayanan kesehatan gratis juga dilaksanakan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan menjangkau puskesmas karena jarak yang cukup jauh.

Melalui kegiatan terpadu ini,manfaat program diharapkan dapat dirasakan masyarakat,baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pelayanan sosial.

Pemilihan Desa Linggu Lango, Kecamatan Tanarighu, sebagai lokasi TMMD didasarkan pada kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan pertanian dan ketersediaan air bersih.Program ini menjadi bentuk perhatian dan kerja sama TNI bersama pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar warga.

Masyarakat berharap pembangunan yang sedang berjalan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas pertanian, pemenuhan air bersih, dan peningkatan kualitas hidup.

Mereka juga berharap program serupa dapat menjangkau wilayah lain yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *