Cegah Stunting, Babinsa Karera Dorong Sinergi Pemerintah Desa dan Kader Kesehatan

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, NTT, || Upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di tingkat desa terus diperkuat melalui koordinasi lintas unsur. Babinsa Koramil 06/Karera Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Ferdinan, menghadiri Rembuk Stunting dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting tingkat Desa Nggongi tahap II Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Nggongi, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (30/9/2026).

Rembuk stunting menjadi forum untuk membahas berbagai langkah yang dapat dilakukan bersama dalam mencegah dan menangani persoalan stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang koordinasi antara pemerintah desa, kader kesehatan dan unsur terkait lainnya.

Dalam forum tersebut, Sertu Ferdinan turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak. Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan peran bersama dan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.

Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekcam Karera, Babinsa, Kepala Desa Nggongi beserta aparat desa, Ketua BPD dan anggota, Pendamping Desa, para kepala dusun, RT/RW, tutor PAUD serta kader Posyandu.

Sertu Ferdinan mengatakan, Rembuk Stunting merupakan bagian penting dalam membangun kesamaan langkah antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan seluruh pihak dapat terus bersinergi dan berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting, sehingga kesehatan dan kualitas generasi penerus di Desa Nggongi dapat semakin baik,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi di tingkat desa diperlukan agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Kegiatan Rembuk Stunting tahap II tersebut berlangsung tertib dan lancar. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat dilaksanakan bersama dalam mendukung program pencegahan dan penurunan stunting di Desa Nggongi.

Sinergi antara pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga pendamping, unsur kewilayahan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan upaya peningkatan kesehatan anak dapat berjalan secara berkesinambungan.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *