20 Guru SDN Tripa Bawah Beraktivitas di Ruang Perpustakaan 8×9 Meter, Butuh Dukungan Ruang Kantor

Caption: Kepala SDN Tripa Bawah, Yusnetti, S.Pd., saat di temui di ruang perpustakaan berukuran 8x9 meter yang difungsikan sementara sebagai ruang dewan guru sekaligus ruang kepala sekolah, Foto Dok SERGAP.CO.ID/M.Adhar Senin (28/9/2026).

SERGAP.CO.ID

KAB. NAGAN RAYA, || Sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Tripa Bawah, Kabupaten Nagan Raya, masih memerlukan dukungan peningkatan. Hingga saat ini, sekolah tersebut belum memiliki ruang dewan guru dan ruang kepala sekolah yang representatif, sehingga seluruh aktivitas kedinasan dipusatkan di ruang perpustakaan berukuran 8×9 meter.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut teramati saat kunjungan media ini ke sekolah tersebut, Senin (28/9/2026). Dalam satu ruangan tersebut, sebanyak 20 orang guru melaksanakan aktivitas kedinasan secara bersamaan.

Seorang dewan guru menyampaikan, keterbatasan sarana tersebut berdampak pada optimalisasi layanan, terutama dalam pelaksanaan koordinasi internal yang memerlukan privasi. “Untuk sementara, ruang perpustakaan kami fungsikan sebagai ruang dewan guru sekaligus ruang kepala sekolah. Satu ruangan dengan ukuran 8×9 meter digunakan oleh 20 orang guru. Apabila terdapat orang tua peserta didik yang memerlukan koordinasi secara khusus dengan kepala sekolah, tentu situasinya menjadi kurang leluasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai upaya menjaga agar layanan literasi tetap berjalan, koleksi buku perpustakaan untuk sementara dialihkan ke ruang laboratorium. “Perpustakaan untuk sementara kami tempatkan di ruang laboratorium. Hal ini kami lakukan agar minat baca dan kegiatan literasi peserta didik tetap dapat terfasilitasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Tripa Bawah, Yusnetti, http://S.Pd., membenarkan kondisi tersebut. “Benar bahwa apa yang disampaikan oleh wali murid dan dewan guru merupakan kondisi riil yang kami hadapi saat ini. Untuk sementara waktu, kami memanfaatkan ruang perpustakaan sebagai ruang kantor guna memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan,” ujar Yusnetti.

Ia berharap adanya dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. ” Kami sangat berharap adanya dukungan penganggaran untuk pembangunan ruang dewan guru dan ruang kepala sekolah di SDN Tripa Bawah pada tahun anggaran mendatang. Dukungan tersebut sangat penting guna mendukung tertib administrasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mengembalikan fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan literasi peserta didik,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagan Raya masih terus dilakukan. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Dhar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *