Sasak Pongpet Ambruk Saat Diresmikan Bupati, Aktivis Desak Proyek Diusut Tuntas

SERGAP.CO.ID

KAB. PANGANDARAN, || Ambruknya Sasak Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, saat momentum peresmian menjadi sorotan serius. Infrastruktur yang baru dibangun dan semestinya memberikan kemudahan bagi masyarakat tersebut justru mengalami kerusakan hingga ambruk ketika acara peresmian berlangsung dan turut dihadiri Bupati Pangandaran.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut membuat Aktivis Mahasiswa asal Kabupaten Pangandaran sekaligus warga lokal Desa Margacinta, Edu Fauzan, menyatakan keprihatinan sekaligus mempertanyakan aspek keselamatan, kualitas konstruksi, serta proses pengawasan pembangunan jembatan tersebut.

Menurut Edu Fauzan, persoalan Sasak Pongpet tidak boleh hanya dipandang sebagai kerusakan infrastruktur biasa. Sebab, kejadian tersebut berlangsung saat proses peresmian dan bahkan nyaris membahayakan Bupati Pangandaran yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kita tentu tidak ingin membayangkan apabila kejadian itu sampai menimbulkan korban jiwa. Ini bukan lagi sekadar persoalan kerusakan bangunan, tetapi menyangkut keselamatan manusia dan tanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur publik,” ujar Edu Fauzan, Rabu (2/9/2026).

Ia menilai, karena jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang dibangun untuk kepentingan masyarakat, maka aspek keamanan dan kelayakan konstruksi seharusnya menjadi perhatian utama sebelum infrastruktur digunakan maupun diresmikan.

Edu Fauzan mempertanyakan bagaimana proses pembangunan, pengawasan di lapangan, pemeriksaan kualitas material, hingga uji kelayakan dilakukan sebelum jembatan tersebut dinyatakan siap digunakan.

“Apakah ada kelalaian dalam proses pengerjaan? Apakah terdapat persoalan pada kualitas material atau konstruksi? Atau ada faktor lain yang menyebabkan jembatan tersebut sampai ambruk?” katanya.

Meski demikian, Edu Fauzan menegaskan dirinya tidak ingin berspekulasi ataupun menuduh pihak tertentu sebagai penyebab kejadian tersebut. Menurutnya, penyebab pasti ambruknya Sasak Pongpet harus ditentukan berdasarkan pemeriksaan teknis dan investigasi yang objektif.

Karena itu, ia meminta pemerintah dan pihak berwenang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, transparan, serta secepat mungkin. Hasil pemeriksaan, kata dia, penting disampaikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah publik.

Di sisi lain, pemerintah maupun pihak pelaksana pembangunan perlu diberikan ruang untuk memberikan penjelasan mengenai proses pekerjaan, spesifikasi teknis, pengawasan, serta faktor yang diduga menyebabkan ambruknya jembatan tersebut. Penjelasan resmi tersebut dinilai penting agar persoalan tidak berkembang menjadi tudingan tanpa dasar.

Edu Fauzan menegaskan masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana sebuah infrastruktur publik dibangun menggunakan anggaran pemerintah, termasuk bagaimana mekanisme pengawasan dan pemeriksaan kualitasnya.

“Pembangunan yang menggunakan anggaran dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat harus benar-benar memenuhi standar keamanan dan kualitas. Jangan sampai pembangunan yang seharusnya membawa manfaat justru menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta agar apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya kelalaian, pelanggaran prosedur, ataupun persoalan dalam pelaksanaan pembangunan, maka harus ada pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Edu Fauzan, pengusutan kasus tersebut bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus disalahkan. Lebih jauh, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur publik memiliki standar keamanan, kualitas, dan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta persoalan Sasak Pongpet ini diusut tuntas. Jangan dianggap sebagai persoalan biasa. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Penyebabnya harus dibuka secara terang dan jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran, harus ada pertanggungjawaban,” pungkas Edu Fauzan.

(Red**)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *