KAB. SUMBA TIMUR, || Serangan hama yang mulai mengganggu tanaman padi di Desa Persiapan Ngalu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, mendapat perhatian Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu jajaran Kodim 1601/Sumba Timur.
Babinsa Sertu Y Saekoko turun langsung mendampingi petani melakukan penyemprotan pada tanaman padi sawah yang mengalami serangan hama dan menunjukkan gejala mati pucuk, Jumat (4/9/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai langkah pengendalian awal agar serangan hama tidak meluas dan menimbulkan kerusakan lebih besar yang berpotensi memengaruhi produktivitas serta hasil panen petani.
Dalam kegiatan itu, Sertu Y Saekoko membantu salah seorang petani, Bapak Kudu, melakukan penyemprotan pada tanaman yang terdampak. Penanganan dilakukan dengan harapan kondisi tanaman dapat segera membaik dan potensi kerugian petani dapat ditekan.
Menurut Sertu Y Saekoko, persoalan hama merupakan salah satu kendala yang kerap dihadapi petani dalam menjaga produktivitas tanaman. Karena itu, pemantauan sejak dini dinilai penting agar gejala serangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
“Sebagai Babinsa, kami akan terus berupaya mendampingi dan membantu para petani dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk serangan hama tanaman. Dengan penanganan yang cepat, diharapkan tanaman padi dapat terselamatkan dan hasil panen nantinya bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Di sisi lain, pengendalian hama tidak hanya bergantung pada penyemprotan ketika serangan sudah terjadi. Petani juga perlu melakukan pemantauan secara rutin terhadap perkembangan tanaman sehingga tanda-tanda serangan maupun penyakit dapat diketahui lebih awal.
Sertu Y Saekoko mengimbau petani agar tidak menunggu hingga kerusakan tanaman meluas sebelum melakukan tindakan. Jika ditemukan gejala serangan, petani diharapkan segera mengambil langkah pengendalian yang sesuai.
Pendampingan Babinsa tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan sekaligus mendorong petani agar tetap produktif menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.
Dengan kolaborasi antara petani dan pendamping di lapangan, pengendalian hama diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terarah, sehingga tanaman padi tetap terjaga hingga masa panen.
(Ms)






