KUPANG, || Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah strategis dengan menggandeng Bank BTN Cabang Kupang dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan sosialisasi edukasi keuangan bertajuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Kegiatan yang berlangsung di Aula FEB Undana pada Kamis (13/8/2026) ini secara khusus menyasar para mahasiswa baru sebagai bekal awal mereka memasuki dunia akademik dan profesional.
Mengusung tema “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045”, acara ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan (gap) antara tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional yang saat ini masih berada di kisaran 30 persen. Melalui pembekalan intensif, mahasiswa baru tidak hanya diajarkan untuk mahir menggunakan produk transaksi digital, tetapi juga dibekali fondasi pengelolaan finansial yang bijak, sikap kritis terhadap legalitas lembaga keuangan, serta kewaspadaan tinggi terhadap ancaman kejahatan siber.
Wakil Dekan I Bidang Akademik FEB Undana, Dr. Paulina Y. Amtiran, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan urgensi kemampuan mengenali investasi yang aman di era digital. Hal senada disampaikan oleh Branch Manager BTN Kantor Cabang Kupang, Galang Nasution, yang menegaskan bahwa pemahaman finansial adalah kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh calon sarjana ekonomi.
Dalam sesi pemaparan materi, Galang Nasution membedah strategi pengelolaan finansial harian dan pemanfaatan ekosistem digital seperti mobile banking dan QRIS. Ia juga memberikan imbauan keras agar mahasiswa menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti PIN dan kode OTP, untuk mencegah praktik social engineering.
Sementara itu, Kepala Subbagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMS Kantor OJK NTT, Donna Bella Permata Rissi, mengingatkan pentingnya verifikasi legalitas. Mahasiswa diminta untuk selalu memastikan bahwa lembaga keuangan yang mereka gunakan memiliki izin resmi dari OJK sebelum memanfaatkan produknya.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap inklusivitas kampus, rangkaian kegiatan GENCARKAN ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BTN kepada FEB Undana. Bantuan tersebut berupa sarana dan prasarana pendukung bagi mahasiswa disabilitas, sehingga aksesibilitas pendidikan menjadi lebih merata.
Sinergi lintas sektor melalui program GENCARKAN ini menjadi bukti nyata peran FEB Undana dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga melek finansial, tangguh, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital menuju visi Indonesia Emas 2045.
(Desy)






