Penerbangan Komersial Kembali dari Husein Sastranegara, Konektivitas Bandung Dibuka Lagi

KITA BANDUNG, Sergap.co.id – Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali membuka layanan penerbangan komersial setelah hampir tiga tahun tidak melayani penerbangan reguler.

Momentum tersebut ditandai dengan kedatangan penerbangan perdana rute Denpasar–Bandung pada 14 Agustus 2026 yang disambut antusias oleh masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), Mohammad Rizal Pahlevi, mengatakan pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara telah melalui serangkaian persiapan dan evaluasi untuk memastikan seluruh aspek operasional memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menurut Rizal, kesiapan bandara mencakup pemenuhan standar 3S 1C, yakni safety, security, service, dan comfort atau keselamatan, keamanan, pelayanan, serta kenyamanan.

“Kami memastikan seluruh aspek kelayakan bandara telah melalui proses sertifikasi kembali dari Kementerian Perhubungan. Dengan demikian, Husein Sastranegara dinyatakan layak untuk kembali melayani penerbangan komersial,” ujar Rizal.

Ia optimistis kembali beroperasinya penerbangan komersial dari Bandung dapat menjadi momentum pemulihan konektivitas udara sekaligus membuka peluang pengembangan rute baru.

Tidak hanya penerbangan domestik, peluang untuk menghidupkan kembali rute regional maupun internasional juga terbuka. Rizal menyebut Bandara Husein Sastranegara sebelumnya pernah melayani penerbangan menuju sejumlah kota di luar negeri, di antaranya Singapura dan Kuala Lumpur.

“Secara kapasitas dan peruntukan, kami siap melayani rute domestik maupun regional. Mudah-mudahan ini bukan hanya momentum sesaat, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan,” katanya.

Penerbangan perdana tersebut dioperasikan oleh Garuda Indonesia dengan rute Bandung–Denpasar–Bandung. Kehadiran kembali rute ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara Jawa Barat dan Bali, dua daerah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain memberikan kemudahan mobilitas masyarakat, tersedianya penerbangan langsung dari Bandung juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat Jawa Barat terhadap bandara lain yang membutuhkan waktu tempuh lebih panjang.

Penerbangan kembali dari Denpasar menuju Bandung dengan nomor penerbangan GA 334 turut diwarnai pemberian cinderamata kepada para penumpang. Direktur Utama Sarinah, Raisa, hadir dalam penyambutan tersebut dan menyerahkan cinderamata bertema keberagaman budaya Nusantara.

Pemberian cinderamata tersebut menjadi simbol penguatan hubungan antara Bandung dan Bali sebagai dua destinasi yang memiliki daya tarik wisata, budaya, serta potensi ekonomi kreatif.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir dalam momentum tersebut, di antaranya Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dr. Iendra Sofyan, S.T., M.Si.

Kembalinya penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara mendapat sambutan positif dari para penumpang. Mereka berharap pengoperasian kembali bandara tersebut diikuti dengan penambahan rute menuju berbagai kota di Indonesia.

Dengan bertambahnya pilihan penerbangan langsung, masyarakat berharap mobilitas dari dan menuju Bandung menjadi semakin mudah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, dan aktivitas ekonomi masyarakat Jawa Barat.

Kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara pun tidak hanya menjadi tanda pulihnya konektivitas udara Bandung, tetapi juga membuka kembali peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Kota Bandung dan Jawa Barat.***

(Suryana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *