Enam Maskapai Ajukan Rute ke Bandara Husein, Garuda Indonesia Siap Kembali Layani Bandung

SERGAP.CO.ID

KOTA BANDUNG, || Proses optimalisasi operasional Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, terus menunjukkan perkembangan positif. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengungkapkan sebanyak enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk kembali mengoperasikan penerbangan dari dan menuju Bandara Husein, termasuk Garuda Indonesia yang berencana membuka kembali rute menuju Denpasar.

Bacaan Lainnya

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan seluruh persiapan operasional bandara terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh aspek operasional memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“InJourney Airports telah menyampaikan rencana operasi dan pelayanan di Bandara Husein Sastranegara kepada maskapai. Sejalan dengan itu, sebanyak enam maskapai telah mengajukan secara resmi untuk dapat beroperasi di Bandara Husein Sastranegara,” ujar Arie dalam keterangan resminya. Sabtu 18/7/2026.

Enam maskapai yang telah mengajukan rute tersebut yakni Citilink dengan tujuan Kualanamu, Denpasar, dan Surabaya. Super Air Jet mengusulkan rute Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, dan Pontianak. Sementara Garuda Indonesia mengajukan penerbangan menuju Denpasar.

Untuk rute internasional, TransNusa mengajukan penerbangan ke Kuala Lumpur dan Johor Bahru di Malaysia, serta Lampung untuk rute domestik. Adapun Scoot mengajukan rute Bandung–Singapura, sedangkan Wings Air mengusulkan penerbangan menuju Lampung dan Palembang.

Selanjutnya, InJourney Airports akan melakukan pengaturan slot time penerbangan agar seluruh permohonan maskapai dapat diakomodasi sesuai kapasitas operasional bandara dan ketentuan regulator.

Selain kesiapan operasional maskapai, InJourney Airports juga memastikan berbagai fasilitas keselamatan dan keamanan telah ditingkatkan. Bandara Husein kini didukung kendaraan Foam Tender serta fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7 untuk menunjang operasional pesawat jet.

Di sektor keamanan, fasilitas Screening Check Point (SCP) diperkuat melalui penambahan mesin x-ray, walkthrough metal detector (WMTD), dan handheld metal detector (HHTD). Sementara itu, infrastruktur sisi udara juga terus ditingkatkan melalui penguatan runway, taxiway, dan apron guna mendukung kelancaran operasional penerbangan.

Arie berharap kembalinya penerbangan pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara dapat meningkatkan konektivitas Kota Bandung dan Jawa Barat dengan berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
“Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat dan Kota Bandung,” katanya.

Di sisi lain, meski enam maskapai telah mengajukan rute, operasional penerbangan tetap bergantung pada proses perizinan, pengaturan slot penerbangan, serta kesiapan teknis masing-masing maskapai. Karena itu, jadwal penerbangan komersial akan diumumkan setelah seluruh tahapan tersebut selesai dipenuhi.

Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, beroperasinya kembali penerbangan jet dari Bandara Husein Sastranegara diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi stimulus bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, serta ekonomi kreatif di Kota Bandung dan Jawa Barat.

(Dewi)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *