LSM GMBI KSM Pancatengah Santuni 35 Anak Yatim dan Jompo

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Pancatengah menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada 35 anak yatim dan lanjut usia (jompo). Kegiatan yang merupakan program kerja tahunan organisasi itu dilaksanakan di Terminal Buniasih, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (14/7/2026).

Bacaan Lainnya

Ketua LSM GMBI KSM Pancatengah, Miftah, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian lembaga terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus bagian dari program sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama. Santunan kepada anak yatim dan jompo sudah menjadi program sosial yang secara rutin kami laksanakan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat,” ujar Miftah, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, seluruh anggaran kegiatan berasal dari kontribusi para anggota dan simpatisan LSM GMBI KSM Pancatengah yang secara sukarela menghimpun dana untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, semangat gotong royong para anggota menjadi modal utama agar program kemanusiaan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Miftah berharap keberadaan LSM GMBI tidak hanya dikenal sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, kehadiran GMBI dapat membawa manfaat dan semakin memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama. Kegiatan seperti ini akan terus kami pertahankan sebagai bagian dari program kerja lembaga,” katanya.

Kegiatan santunan berlangsung sederhana dan dihadiri anggota LSM GMBI KSM Pancatengah bersama para penerima manfaat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara organisasi dan masyarakat.

Melalui program sosial tahunan ini, LSM GMBI KSM Pancatengah berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan dapat terus tumbuh, sekaligus mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

(Muhtar)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *