KAB. SUMBA TIMUR, || Upaya percepatan masa tanam terus dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Yohan Saekoko, dengan membantu petani mencabut bibit padi di Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (10/7/2026).
Pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung sektor pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani diharapkan mampu mempercepat proses persiapan tanam sehingga jadwal tanam tidak mengalami keterlambatan dan produktivitas pertanian tetap terjaga.
Sertu Yohan Saekoko mengatakan, keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani sekaligus dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Melalui pendampingan ini kami ingin membantu meringankan pekerjaan petani. Semoga proses pencabutan bibit hingga penanaman dapat berjalan tepat waktu sehingga hasil panen ke depan semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara Babinsa dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga semangat gotong royong di pedesaan. Selain membantu pekerjaan di sawah, Babinsa juga terus memberikan motivasi kepada petani agar tetap optimistis dalam mengelola lahan pertanian meski menghadapi berbagai tantangan.
Sementara itu, para petani menyambut positif kehadiran Babinsa yang turun langsung bekerja bersama di sawah. Mereka mengaku terbantu karena proses pencabutan bibit padi dapat diselesaikan lebih cepat dibandingkan jika dikerjakan sendiri.
Para petani berharap pendampingan seperti ini terus berlanjut karena tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi masyarakat dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Kolaborasi antara TNI dan petani dinilai menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur.
(Ms)






