KAB. TASIKMALAYA, || Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Pemusatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Pusdiklatsar) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2026, di MAN 1 Tasikmalaya, Kecamatan Sukarame, menjadi bagian dari upaya pemerintah membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalis.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Asep Darisman, S.Sos., M.M., membuka sekaligus menutup kegiatan tersebut. Pusdiklatsar diikuti pelajar terbaik tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tasikmalaya yang sebelumnya telah melewati serangkaian proses seleksi.
Dari total 328 pelajar yang mengikuti tahapan seleksi, sebanyak 35 peserta dinyatakan lolos sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Mereka terdiri atas 18 peserta putri dan 17 peserta putra yang akan dipersiapkan untuk mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Kabupaten Tasikmalaya.
Kesbangpol menjelaskan, Pusdiklatsar tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada para peserta. Rabu 1/7/2026.
Melalui pembinaan tersebut, para calon Paskibraka diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sekaligus menjadi generasi muda yang memiliki integritas, semangat kebangsaan, dan jiwa kepemimpinan.
Di sisi lain, tingginya jumlah peserta yang mengikuti seleksi menunjukkan besarnya minat pelajar Kabupaten Tasikmalaya untuk menjadi anggota Paskibraka. Persaingan yang ketat menjadi tantangan tersendiri sehingga peserta yang terpilih dituntut menjaga disiplin, mental, serta kesiapan fisik selama menjalani pelatihan hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera.
Pusdiklatsar juga menjadi bagian dari investasi pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Bekal tersebut dinilai penting agar para peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap para calon Paskibraka tidak hanya sukses menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga mampu menjadi duta karakter, pelopor persatuan, dan inspirasi bagi generasi muda lainnya dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
(Rzl)






