TANAH MERAH, || Suasana haru dan bangga menyelimuti SMPN 3 Ile Ape Timur Satu Atap (Satap) Hamahena, Jumat (19/6).
Sekolah yang berlokasi di Desa Waimatan ini menggelar kegiatan Pembagian Laporan Hasil Belajar Murid Sumatif Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah Lomba Resensi Buku Nonfiksi Tahun 2026.
Acara yang berlangsung sederhana namun bermakna ini dihadiri oleh Ketua Komite Sekolah, para wali murid, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. Pembukaan acara dimeriahkan dengan pertunjukan tradisional titi jagung oleh para siswa, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Lembata.
Maria Ratu Rosari Suray Raih Juara I
Momen paling dinantikan adalah penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba resensi buku tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Lembata. Maria Ratu Rosari Suray, siswi SMPN 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena, berhasil keluar sebagai Juara 1. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Lembata, Ny. Ursula Surat Bayo Tuaq, didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Anselmus Asan Ola.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan keluarga, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan budaya membaca dan menulis.
Bunda Literasi: Membaca Melahirkan Karya Bermanfaat
Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kabupaten Lembata, Ny. Ursula Surat Bayo Tuaq, menyatakan kesan mendalam terhadap konsep penerimaan rapor yang kental dengan nuansa budaya lokal. Ia memberikan apresiasi dan motivasi agar siswa menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Melalui membaca, seseorang dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan melahirkan karya-karya yang bermanfaat di masa yang akan datang. Mari bahu-membahu menjadikan Kabupaten Lembata sebagai kabupaten literasi,” ajak Ursula.
Dinas Perpustakaan: Pilar Pendukung Pendidikan
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Anselmus Asan Ola, mengapresiasi komitmen sekolah dalam membangun budaya literasi. Ia menegaskan bahwa dinas yang dipimpinnya berperan sebagai pilar utama pendukung Dinas Pendidikan dalam gerakan literasi sekolah.
“Kami berharap gerakan literasi sekolah dapat terus berkembang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lain dan anak-anak muda di Kabupaten Lembata,” ujar Anselmus.
Kepala Sekolah: Mitra Strategis Dongkrak Peringkat Perpustakaan
Kepala SMPN 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena, Yustinus Mado, menyampaikan terima kasih kepada Bunda Literasi dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata atas perhatian berupa sumbangan buku-buku untuk perpustakaan sekolah. Bantuan tersebut dinilai sangat signifikan dalam mempertahankan peringkat perpustakaan sekolah sebagai salah satu yang terbaik di Kabupaten Lembata dengan kategori “Baik” selama tiga tahun berturut-turut.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong peserta didik menjadi generasi yang gemar membaca, mampu berkarya, dan berprestasi,” tegas Yustinus.
Dukungan Penuh dari Desa dan Komite Sekolah
Kepala Desa Waimatan, Onesimus Sili, menyatakan bahwa Pemerintah Desa akan terus mendukung dan mengutamakan pendidikan sebagai fondasi awal peningkatan kreativitas di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah SMPN 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena memberikan apresiasi kepada pihak sekolah atas berbagai program positif bagi peserta didik. Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus mendukung kegiatan literasi di rumah.
“Keberhasilan anak adalah keberhasilan kita bersama. Mari dukung anak-anak agar semakin mencintai buku, memiliki karakter yang baik, dan mampu berprestasi,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan hasil asesmen sumatif akhir jenjang semester genap dan pemberian piagam kepada siswa berprestasi. Suasana penuh kebersamaan dan kebanggaan mewarnai seluruh rangkaian acara, mengukuhkan semangat literasi sebagai jantung kemajuan pendidikan di pelosok Lembata.
(Desy)






