Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian BLT-DD di Ngadungala

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, || Babinsa Koramil 06/Karera Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Junus Ratu, mendampingi sekaligus mengawasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga penerima manfaat di Desa Hamba Wutang, Kecamatan Ngadungala, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (6/6/2026).

Bacaan Lainnya

Pendampingan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tertib, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Pemerintah Desa Hamba Wutang menyalurkan BLT Dana Desa kepada 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pada tahap tersebut, bantuan diberikan untuk periode Juni hingga Desember 2026 dengan nilai Rp300 ribu per bulan bagi setiap penerima.

Sertu Junus Ratu mengatakan kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas pendampingan di wilayah binaan sekaligus memastikan proses distribusi bantuan berjalan sesuai prosedur dan data yang telah ditetapkan pemerintah desa.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan serta memastikan proses penyaluran BLT Dana Desa berjalan dengan lancar, aman, dan tepat sasaran sehingga dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat,” kata Junus.

Menurutnya, pengawasan dan pendampingan diperlukan agar proses penyaluran bantuan berlangsung transparan serta menghindari potensi kendala yang dapat menghambat distribusi kepada masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Desa Hamba Wutang berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga penerima manfaat, khususnya keluarga yang masih membutuhkan dukungan ekonomi. Program BLT Dana Desa juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, sejumlah warga penerima manfaat menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Mereka berharap program bantuan sosial dapat terus berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.

Kegiatan penyaluran BLT-DD berlangsung tertib dengan pengawasan pemerintah desa dan pendampingan Babinsa. Sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa diharapkan mampu memastikan setiap program bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat secara adil, transparan, dan tepat sasaran.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *