SUMBA TIMUR, || Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1601/Sumba Timur, Mayor Inf Sambudi, mewakili Komandan Kodim Letkol Inf Dobby Noviyanto, menghadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Kantor Bupati Sumba Timur, Sabtu (2/5/2026). Kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Upacara yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, serta peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan pendidikan yang masih dihadapi, khususnya di wilayah daerah.
Melalui Kasdim, Dandim 1601/Sumba Timur menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang pendidikan. Menurut Mayor Sambudi, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Diperlukan sinergi seluruh pihak agar pendidikan yang berkualitas dan merata dapat terwujud,” ujarnya.
Selain upacara, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada para pelajar berprestasi tingkat SMA, MA, dan SMP se-Kabupaten Sumba Timur. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di tengah berbagai keterbatasan.
Dari sisi pemerintah daerah, momentum Hardiknas menjadi ajang refleksi terhadap capaian dan tantangan pendidikan. Meski berbagai program telah berjalan, pemerataan akses dan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan tenaga pendidik.
Sejumlah pihak menilai bahwa keterlibatan berbagai unsur, termasuk TNI, dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung sektor pendidikan, baik melalui pendampingan, kegiatan sosial, maupun penguatan karakter generasi muda. Namun demikian, upaya tersebut tetap perlu diimbangi dengan kebijakan strategis yang berkelanjutan dari pemerintah.
Di sisi lain, tantangan seperti distribusi guru, fasilitas pendidikan, serta kesenjangan kualitas antarwilayah masih menjadi isu yang perlu perhatian serius. Tanpa penanganan yang komprehensif, tujuan menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua akan sulit tercapai secara optimal.
Upacara Hardiknas di Sumba Timur ini turut dihadiri oleh Bupati, Sekretaris Daerah, unsur DPRD, Polres, Kejaksaan Negeri, serta perwakilan instansi lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di daerah.
Secara keseluruhan, peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi. Sinergi antara pemerintah, TNI, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan berkualitas di Kabupaten Sumba Timur.
(Ms)






