LEWA, || Pagi itu, matahari belum terlalu tinggi ketika aktivitas panen padi mulai terlihat di sawah Desa Kambuhapang, Kecamatan Lewa. Para petani tampak sibuk memanen hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan.
Di tengah kesibukan itu, sosok berseragam loreng terlihat turut bekerja di antara petani. Ia adalah Sertu I Putu Suecadana, Babinsa Koramil 01/Lewa yang ikut membantu proses panen.
Bagi para petani, kehadiran Babinsa bukan hal baru. Namun, setiap kali turun langsung ke sawah, kehadirannya selalu membawa semangat tersendiri.
Umbu, salah satu petani setempat, mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan tersebut. Menurutnya, pekerjaan panen yang biasanya cukup berat menjadi terasa lebih ringan.
“Kalau ramai-ramai begini, kerja jadi cepat selesai. Kami juga lebih semangat,” ujarnya sambil tersenyum.
Babinsa tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap optimis dalam mengelola pertanian mereka.
Sertu I Putu Suecadana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai aparat kewilayahan.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi petani.
“Kami ingin petani merasa didampingi dan tidak sendiri dalam bekerja,” katanya.
Ia menambahkan, sektor pertanian merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan.
Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat Desa Kambuhapang, sinergi antara TNI dan petani menjadi harapan besar untuk masa depan.
Mereka berharap hasil panen ke depan bisa lebih baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Kehadiran Babinsa di sawah bukan hanya soal membantu panen, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.
Di tengah hamparan padi yang menguning, kerja bersama itu menjadi simbol gotong royong yang terus hidup di desa.
Dan bagi para petani, langkah kecil seperti ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dalam menjaga ketahanan pangan negeri.
(Ms)






