Modus Penipuan Catut Nama Ketua KWI Tanggamus, Pejabat Pemkab Jadi Sasaran

SERGAP.CO.ID

KAB. TANGGAMUS,  || Aksi penipuan dengan modus mengatasnamakan Ketua DPC KWI Tanggamus, Parta Irawan, terjadi melalui telepon seluler dan pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, dengan sasaran sejumlah kepala dinas dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Bacaan Lainnya

Pelaku menggunakan nomor tidak dikenal untuk menghubungi korban, berpura-pura sebagai tokoh daerah guna memperoleh kepercayaan dan diduga berniat melakukan penipuan.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Jauhari, yang mengaku sempat dihubungi oleh pelaku melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon.

Menurut Jauhari, pelaku terlebih dahulu mengirim pesan singkat melalui WhatsApp menggunakan nomor 0878 5157 5644 dengan mengatasnamakan Parta Irawan.

“Setelah mengirim pesan, orang tersebut langsung menghubungi saya melalui panggilan suara. Namun karena gelagatnya mencurigakan, saya langsung memutus sambungan telepon,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, modus serupa juga menyasar pejabat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus.

Salah satu pejabat Disdukcapil mengaku menerima panggilan dari nomor tak dikenal yang diduga kuat merupakan bagian dari upaya penipuan.

Beruntung, pihak Disdukcapil segera melakukan koordinasi dan konfirmasi langsung kepada Parta Irawan untuk memastikan kebenaran identitas penelepon.

Hasil konfirmasi memastikan bahwa nomor tersebut bukan milik Parta Irawan dan merupakan tindakan pihak tidak bertanggung jawab.

Menanggapi hal tersebut, Parta Irawan menegaskan bahwa modus penipuan dengan mencatut nama pejabat atau tokoh masyarakat memang kerap terjadi dan harus diwaspadai.

Ia menjelaskan bahwa pelaku biasanya memanfaatkan nama orang lain untuk meyakinkan calon korban agar mengikuti permintaan tertentu.

Parta Irawan mengimbau kepada seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus serta masyarakat luas agar lebih berhati-hati.

Ia juga meminta agar setiap pesan atau panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya segera dikonfirmasi kebenarannya.

“Nomor tersebut bukan milik saya. Kemungkinan ada pihak yang sengaja mencemarkan nama baik demi keuntungan pribadi,” tegasnya.

Untuk mencegah adanya korban, Parta Irawan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak Polres Tanggamus guna menindaklanjuti kasus tersebut.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak merespons pesan atau panggilan mencurigakan dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib apabila menemukan indikasi penipuan.

(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *