Terapi USEFT di Polres Sumba Barat Bantu Personel Atasi Phobia Jarum Suntik

SERGAP.CO.ID

WAIKABUBAK, || Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah hukum Polres Sumba Barat, Kapolda NTT menyaksikan pelaksanaan terapi Universal Spiritual Emotional Freedom Technique (USEFT) bagi personel yang mengalami trauma, phobia, maupun tekanan emosional. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolres Sumba Barat dan diikuti oleh personel Polres Sumba Barat, personel Brimob Kompi 2 dan 3 Batalyon C Pelopor, serta Bhayangkari Cabang Sumba Barat.

Bacaan Lainnya

Terapi USEFT dipimpin oleh Agus E. Dharmesta dan didampingi Mrs. Queencha Chardy, IPDA Alviany S. Dimu, serta Bripka Naaking Blegur, SH. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai tahapan penanganan masalah melalui metode USEFT, yakni teknik terapi yang menggabungkan pendekatan spiritual dan psikologis untuk membantu mengatasi trauma, phobia, dan tekanan emosional.

Salah satu peserta terapi adalah Bripka Hasan Halik Baso Rakka, anggota Sat Intelkam Polres Sumba Barat, yang diketahui mengalami phobia terhadap jarum suntik.

Setelah mengikuti sesi terapi USEFT, dilakukan pengujian hasil terapi dengan pemberian vitamin melalui suntikan pada tangan anggota tersebut yang dilakukan langsung oleh Kabid Dokkes Polda NTT. Hasilnya, Bripka Hasan Halik Baso Rakka berhasil mengatasi rasa takutnya terhadap jarum suntik dan mampu menjalani proses penyuntikan tanpa mengalami kepanikan seperti sebelumnya.

Selain kegiatan terapi, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rencana pembukaan Rumah Bahagia Polda NTT, yaitu pusat layanan konsultasi dan pendampingan psikologis bagi anggota Polri. Fasilitas ini dijadwalkan akan diresmikan pada 12 Maret 2026.

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anggota Polri yang mengalami permasalahan pribadi, tekanan kerja, maupun gangguan emosional untuk mendapatkan pendampingan sehingga tetap mampu menjalankan tugas secara optimal serta menjaga kesehatan mental.

Kegiatan terapi dan sosialisasi tersebut berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi dari para peserta yang mengikuti sesi terapi serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental bagi personel Polri.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *