KUPANG, || PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dan pembinaan karakter di Nusa Tenggara Timur melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Seminari Tinggi Santo Mikael
Kupang.
Direktur Umum dan SDM Bank NTT, Rahmat Saleh, Rabu (4/2/2026), menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari alokasi CSR yang direkomendasikan Pemerintah Provinsi NTT sebagai pemegang saham pengendali Bank NTT.
Menurut Rahmat, dukungan kepada Seminari Tinggi Santo Mikael dipandang penting karena lembaga pendidikan keagamaan tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter kuat, serta memiliki jiwa pelayanan bagi masyarakat.
“CSR merupakan tanggung jawab institusional Bank NTT kepada masyarakat dan pemegang saham,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan bahwa meskipun Bank NTT merupakan perusahaan yang berorientasi pada keuntungan, namun institusi tersebut tidak boleh melupakan sumber kepercayaan yang melahirkan laba itu sendiri.
“Perusahaan boleh mencari laba, tetapi tidak boleh lupa asal laba itu. Laba Bank NTT lahir dari kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah sebagai pemegang saham,” katanya.
Rahmat menjelaskan bahwa program CSR dimaknai sebagai bentuk pengembalian sebagian manfaat dari pertumbuhan laba perusahaan kepada lembaga-lembaga yang menjaga nilai kemanusiaan, pendidikan, dan moralitas dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga dari kekuatan nilai etika, moral, dan spiritualitas yang menjadi fondasi kehidupan sosial.
Dalam konteks tersebut, seminari dinilai sebagai salah satu pilar penting dalam membentuk karakter kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT atas rekomendasi penyaluran bantuan tersebut sehingga program CSR Bank NTT dapat tepat sasaran serta selaras dengan kebutuhan pembinaan nilai dan karakter di daerah.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Direksi Bank NTT terus melakukan transformasi menyeluruh di internal perusahaan, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas, hingga penguatan sistem teknologi digital.
Penyaluran bantuan kepada Seminari Tinggi Santo Mikael Kupang ini merupakan bagian dari program berkelanjutan “Bank NTT Peduli”.
Sepanjang tahun 2025, Bank NTT tercatat telah menyalurkan dana CSR dengan total sekitar Rp7 miliar untuk berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pengembangan UMKM, kegiatan sosial keagamaan, pelestarian lingkungan, hingga pembangunan fasilitas publik di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur.
(Desy)






