KUPANG, || Ramadan 1447 Hijriah dimaknai serius oleh Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Lewat program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026, otoritas moneter itu tidak sekadar memastikan ketersediaan uang layak edar, tetapi juga turun langsung berbagi dengan masyarakat.
Dalam rangkaian SERAMBI 2026, BI NTT menggencarkan edukasi melalui dua agenda sosial: CBP Berbagi Sembako Halal (CBP BERAMAL) dan CBP Berbagi dan Bersedekah (CBP BERKAH).
Konsepnya sederhana namun berdampak. Edukasi soal Rupiah dikemas bersama aksi sosial berupa buka puasa bersama, pembagian takjil gratis, dan penyaluran paket sembako halal.
Total 2.300 paket berbuka, sembako, dan takjil disiapkan untuk masyarakat di 11 titik kegiatan. Program ini telah berlangsung pada 20, 23 hingga 27 Februari 2026 di enam lokasi, yakni Masjid Nurul Mubien Namosain, Masjid Agung Baiturrahman Perumnas, Masjid Nurul Iman Oebobo, Masjid Al Muhajirin Oebufu, Kampung Muslim Oesapa, dan Kampung Muslim Air Mata.
Kegiatan berlanjut pada 2–3 Maret serta 5–6 Maret 2026 di Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, Pondok Pesantren Hidayatullah Batakte, Kampung Muslim Kayu Putih, dan Kampung Muslim Lasiana.
BI NTT menegaskan, SERAMBI bukan hanya agenda rutin Ramadan. Program ini juga menjadi sarana meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara dan satu-satunya alat pembayaran sah di Indonesia.
Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar merawat Rupiah, bertransaksi secara bijak, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital yang marak di berbagai platform media sosial.
Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, SERAMBI 2026 menjadi kombinasi antara penguatan literasi keuangan dan kepedulian sosial. Ramadan pun tidak hanya terasa khidmat, tetapi juga penuh makna kebersamaan.
(Desy)






