Johan Oematan Turun Langsung, DPRD NTT Kawal Santunan Rp217 Juta untuk Keluarga Pekerja Rentan di Kupang

SERGAP.CO.ID

KAB. KUPANG, || Anggota DPRD Provinsi NTT Komisi II, Johan Oematan, turun langsung mengawal penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan beasiswa pendidikan kepada keluarga almarhum Soleman Haning di Desa Tanah Merah, RT 20 RW 10, Kecamatan Kupang Tengah, Kamis (12/2/2026).

Bacaan Lainnya

Keterlibatan legislator tersebut menegaskan komitmen DPRD dalam memastikan program perlindungan sosial benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Santunan sebesar Rp217 juta diserahkan kepada ahli waris, Sarlince Kolianang, istri almarhum. Dana tersebut terdiri dari manfaat JKK sebesar Rp70 juta serta beasiswa pendidikan bagi dua anak senilai Rp147 juta melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Almarhum Soleman Haning diketahui merupakan pedagang yang terdaftar sebagai peserta pekerja rentan melalui pembiayaan APBD Provinsi NTT tahun 2025. Ia meninggalkan istri dan anak-anak yang masih membutuhkan dukungan pendidikan.

Dalam sambutannya, Johan Oematan menyampaikan bahwa kehadiran negara harus nyata dirasakan masyarakat kecil, terutama pekerja informal seperti pedagang, petani, nelayan, dan buruh harian.

“Ini memang duka, tetapi di tengah kesedihan kita melihat negara hadir melalui perlindungan sosial. Program ini bukan sekadar angka, melainkan jaminan masa depan anak-anak,” tegasnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi NTT yang membiayai kepesertaan pekerja rentan melalui APBD. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan nyata yang harus terus diperluas dan dijaga keberlanjutannya.

“Pekerja formal dilindungi perusahaan, tetapi pekerja informal sering tanpa kepastian. Di sinilah negara hadir. DPRD akan terus mengawal agar program ini berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga,” ujarnya.

Penyerahan santunan turut dihadiri Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan NTT Brian Permana Putra, Kepala Bidang Pelayanan Luki Agustin, serta Kepala Desa Tanah Merah Lasarus Dillak, disaksikan keluarga besar almarhum dan warga sekitar.

Brian Permana Putra menegaskan, santunan tersebut merupakan hak peserta sekaligus bentuk komitmen negara dalam menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak hingga perguruan tinggi.

Secara terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTT Wawan Burhanuddin menyampaikan belasungkawa mendalam serta menegaskan komitmen memperluas perlindungan bagi pekerja rentan di NTT agar semakin banyak masyarakat memperoleh jaminan sosial.

Kepala Desa Tanah Merah, Lasarus Dillak, mengapresiasi perhatian pemerintah dan DPRD. Ia menyebut kehadiran wakil rakyat di tengah warga menjadi bukti bahwa kebijakan daerah tidak berhenti pada tataran regulasi, tetapi benar-benar diawasi hingga pelaksanaannya.

Di tengah suasana haru rumah duka, santunan itu menjadi lebih dari sekadar bantuan finansial. Ia menjadi simbol hadirnya kebijakan publik yang dikawal legislatif dan dijalankan pemerintah, menjaga harapan serta memastikan masa depan anak-anak pekerja rentan tetap menyala di tengah keterbatasan.

(Desy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *