NAGAN RAYA, || Warga Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sempat dihebohkan oleh peredaran video hoaks (palsu) digroup group WhatsApp yang menampilkan seorang pria diterkam harimau dengan overlay teks yang menyebutkan kejadian tersebut terjadi di Tadu Raya.
Video tersebut menyebar luas di grup WhatsApp seolah-olah terjadi di kawasan Tadu Raya Kecamatan Tripa, Nagan Raya, Aceh.
Pihak Kepolisian di Nagan Raya langsung melakukan pengecekan ke Polsek, desa, dan instansi kesehatan terkait. Hasilnya, dipastikan bahwa video tersebut adalah hoaks dan tidak ada kejadian tersebut di wilayah Nagan Raya.
Berdasarkan penelusuran, video tersebut merupakan rekaman lama dari luar daerah yang kembali disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan menambahkan overlay teks palsu.
Meskipun video tersebut hoaks, aparat kepolisian tetap meminta masyarakat untuk waspada saat beraktivitas di kebun atau area pinggir hutan, namun bijak dalam menerima informasi.
Penting untuk diketahui kehebohan ini kemungkinan dipicu oleh adanya insiden nyata sebelumnya di Kabupaten Nagan Raya pada Januari 2026, di mana seorang warga memang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan diduga dimangsa harimau di kawasan hutan. Namun, video yang viral belakangan ini adalah hoaks yang memanfaatkan situasi tersebut.
(M. Adhar).






