KAB. TASIKMALAYA, || Tradisi Ngobenk atau di sebut tradisi menangkap ikan dengan tangan kosong, sebagai hiburan dan rasa syukur, dalam rangka menyambut Isra Miraj Nabi Muhammad SAW digelar oleh warga RT 10 Rw 02 Kp. Mekarjaya, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabuoaten Tasikmalaya dengan penuh semarak, ditandai dengan pelepasan satu kuintal ikan ke kolam yang disediakan panitia, Kamis 22/1/2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan warga tersebut menjadi agenda tahunan sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus sarana mempererat kebersamaan masyarakat.
Ketua Panitia, Aep Ogol, menjelaskan bahwa Ngobenk bertujuan untuk memperkuat silaturahmi antarwarga melalui kegiatan sederhana namun penuh makna.
“Dengan adanya kegiatan ini, warga terlihat kompak, saling bercanda, dan menikmati kebersamaan,” ujar Aep Ogol.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik dalam bentuk dukungan tenaga maupun materi, sehingga kegiatan Ngobenk dapat terlaksana dengan lancar.
Ogol menambahkan, rangkaian peringatan Isra Miraj akan dilanjutkan dengan kegiatan Rajaban yang dijadwalkan berlangsung hari ini setelah sholat Isya.
Sementara itu, Ketua RT 10 RW 02 Kampung Mekarjaya, Dayat, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti tradisi Ngobenk tersebut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN INUTAS yang turut berpartisipasi dan membantu kelancaran kegiatan.
“Tradisi seperti ini harus terus kita lestarikan setiap tahun sebagai bagian dari syiar Islam dan penguatan kebersamaan warga,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan Ngobenk tidak hanya diikuti oleh kaum laki-laki, tetapi juga ibu-ibu yang turut serta dalam perlombaan menangkap ikan.
Panitia menyediakan hadiah bagi para pemenang, antara lain uang tunai, pakaian, dan hadiah menarik lainnya, sehingga menambah semangat peserta.
Masyarakat tampak antusias saat ikan dilepaskan ke kolam, berlomba-lomba menangkap ikan dengan penuh keceriaan.
Selain warga, mahasiswa KKN INUTAS juga ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, berbaur langsung dengan masyarakat sebagai wujud keterlibatan sosial dan penguatan hubungan dengan warga setempat.
(Rizal)





