BIMA || Proyek peningkatan jalan tani di Desa Tangga Kecamatan Monta dinilai magkrak. Proyek yang bersumber dari anggaran aspirasi anggota DPRD Provinsi NTB tersebut tidak tuntas dikerjakan. Hal ini membuat Kepala Desa Tangga menilak untuk dilakukan serah terima.
Pekerjaan jalan tani sepanjang lebih dari 1 km tersebut belum tuntas karena proses finishing yang belum dilaksanakan oleh pemborong. Selain itu, beberapa titik masih membutuhkan pekerjaan yang serius.
Kades Tangga, Nasaruddin, S.Pt megaku telah menolak menandatangani surat serah terima pekerjaan tersebut. Kades yang ditemui di ruang kerjanya Selasa (6/1/2026) menegaskan bahwa pekerjaan itu tidak melalui prosedur yang benar, asas transparansi publik juga dilanggar.
“Volume pekerjaan, jumlah anggaran dan siapa pelaksananya kami nggak tahu secara pasti, apalagi masyarakat,” ketusnya.
Meski demikian Kades mengaku sangat terbantu dengan hadirnya proyek tersebut, namun karena dikerjakan dengan uang rakyat tentunya harus sesuai mekanisme dan anggaran yang digelontorkan.
“Harusnya pekerjaan bisa maksimal sesuai dengan bestek dan gambar,” tandasnya.
(Marwan)






