Kapolres Dampingi Bupati Sumba Barat Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kampung Waruwora, 42 KK Terima Bantuan

SERGAP.CO.ID

SUMBA BARAT, NTT || Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bergerak cepat menangani korban kebakaran yang melanda Kampung Waruwora, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya. Bupati Sumba Barat Yohanes Dade, S.H., bersama rombongan turun langsung meninjau lokasi musibah pada Sabtu, 6 Desember 2025 sekitar pukul 13.30 Wita.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Bupati bersama jajaran disambut oleh Camat Lamboya Yosep Matti Pati, S.Ip., Kepala Desa Patiala Bawa Luther Laku Nija, dan Kapolsek Lamboya Ipda Horacio Correia Gama Do Rego. Rombongan juga terdiri atas Wakil Bupati Sumba Barat Timotius Tede Raga, S.Sos., Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han., serta sejumlah pimpinan OPD.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah meninjau langsung kondisi rumah-rumah yang hangus terbakar serta memantau situasi masyarakat yang terdampak. Para korban disebut mengalami kerugian signifikan akibat musibah yang terjadi secara tiba-tiba.

Wakil Bupati Sumba Barat menyampaikan keprihatinan dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak saling menyalahkan terkait sumber api. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polres Sumba Barat untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Sementara itu, Bupati Yohanes Dade mengungkapkan bahwa kejadian kebakaran serupa kerap terjadi di wilayah Sumba Barat, termasuk di Kampung Deke pada 2021. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan maksimal kepada warga terdampak, termasuk penyediaan hunian sementara dan air bersih melalui Dinas Pekerjaan Umum.

“Duka ini adalah duka kita bersama. Pemerintah hadir dan akan membantu pemulihan secepatnya,” tegas Bupati. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.

Pada kesempatan tersebut, rombongan pemerintah menyerahkan bantuan darurat berupa sembako dan perlengkapan rumah tangga melalui Dinas Sosial. Bantuan tersebut disalurkan kepada 42 Kepala Keluarga sebagai bentuk respons cepat pemerintah.

Kasus kebakaran ini sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat mitigasi kebencanaan demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *