KOTA TASIKMALAYA, || Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pengukuhan kepengurusan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya periode 2025–2030. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya pada Kamis (13/11/2025).
Acara tersebut dihadiri para tokoh dari berbagai etnis yang ada di Kota Tasikmalaya, antara lain Sunda, Minang, Batak, Jawa, Arab, Menado, NTB, NTT, Madura, Nias, PTT, IKS, KKSS, Maluku, dan etnis lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan semangat keberagaman dan kebersamaan yang menjadi fondasi FPK.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Ade Hendar, M.M., hadir langsung didampingi Kabid Kesbangpol Ajat Sudrajat, M.H. Dalam sambutannya, Ade menegaskan pentingnya semangat persatuan di tengah perbedaan. “Forum Pembauran Kebangsaan harus menjadi wadah yang memperkuat kebersamaan lintas etnis. Walau kita berasal dari latar berbeda, di forum ini kita bersatu dengan satu tujuan: menjaga harmoni dan membangun Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Ade juga menyinggung sejarah berdirinya FPK yang memiliki misi membangun kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat majemuk. Menurutnya, forum ini bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan ruang untuk memperkuat ideologi kebangsaan berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Ia menambahkan bahwa setiap anggota FPK harus memiliki komitmen, waktu, dan dedikasi untuk menjalankan tugasnya. “Menjadi bagian dari FPK berarti siap memberikan ide, waktu, dan tenaga demi pembangunan kebangsaan di daerah. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk menjadi kekayaan bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ade juga mengingatkan makna persatuan bangsa yang telah diwariskan para pendiri negara. Ia mengutip semangat Bung Karno yang menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar persatuan bangsa yang mampu menyatukan berbagai suku dan agama di Indonesia.

Sementara itu, Ketua FPK Kota Tasikmalaya terpilih Syahrial menyampaikan apresiasi kepada seluruh etnis yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin FPK periode 2025–2030. Ia berkomitmen untuk menjaga amanah tersebut dengan memperkuat kerja sama antar-etnis demi keutuhan bangsa.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. FPK akan terus berupaya menjadi wadah dialog, komunikasi, dan kolaborasi antar-komponen masyarakat. Keberagaman adalah kekuatan kita,” ujar Syahrial.
Kegiatan silaturahmi dan pengukuhan tersebut juga diisi dengan pengukuran seragam bagi para anggota pengurus baru, sebagai simbol kesiapan dan kekompakan dalam menjalankan tugas-tugas FPK Kota Tasikmalaya di masa mendatang.
(Rzl)






