KAB. OKI, || Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, bersama jajaran perangkat daerah memboyong pelayanan administrasi terpadu langsung ke Kecamatan Mesuji, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 20 jenis layanan publik lintas sektor, meliputi penerbitan dokumen kependudukan, pelayanan pajak, konsultasi pertanahan, pendaftaran BPJS, hingga layanan dari Samsat Tugu Mulyo, PLN, BPJS Ketenagakerjaan, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Pemerintah Kabupaten OKI hadir di Mesuji untuk memberikan pelayanan administrasi langsung kepada masyarakat. Antusiasme warga membuktikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah rakyat sangat dibutuhkan,” ujar Bupati Muchendi saat membuka kegiatan di halaman Kantor Camat Mesuji.
Pelayanan terpadu keliling ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di beberapa kecamatan dan akan terus diperluas ke wilayah lain agar seluruh masyarakat OKI memperoleh akses layanan publik secara merata dan efisien.
Menurut Bupati Muchendi, administrasi kependudukan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai program pemerintah, seperti bantuan sosial, pendidikan, dan jaminan kesehatan. “Kita ingin memastikan tidak ada lagi alasan jarak dan biaya menjadi kendala masyarakat dalam mengurus administrasi. Pemerintah harus hadir di tengah rakyat,” tegasnya.
Ia juga meminta camat dan kepala desa untuk aktif menyosialisasikan berbagai program pemerintah serta membantu warga dalam pengurusan layanan publik. “Kepala desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus hadir membantu masyarakat dalam kebutuhan administratif dan sosial,” tambahnya.
Kepala Desa Surya Adi, Taufik, menyampaikan apresiasi atas terobosan ini. Menurutnya, kegiatan pelayanan terpadu sangat memudahkan warga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kabupaten. “Program ini sangat efisien dan menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menghadirkan pelayanan cepat, dekat, dan gratis bagi masyarakat,” ujarnya.
Warga Kecamatan Mesuji pun menyambut positif kegiatan tersebut. Siti Rahma (37), warga Desa Sungai Sodong, mengaku terbantu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan empat jam ke Kayuagung untuk mengurus dokumen. “Sekarang cukup datang ke kecamatan, semua bisa diurus di satu tempat,” katanya. Hal senada disampaikan Rudi Hartono (45) dari Desa Pagar Dewa, yang berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin.
(Wandriansyah)






