KAB. CIAMIS || Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran, Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan pelatihan pemadam kebakaran bertempat di halaman kantor Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (Rabu, 30 Oktober 2025).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari aparatur pemerintah, Kapolsek, Danrami, Kepal Puskesmas Banjarsari, perwakilan instansi, Linmas, hingga masyarakat umum.
Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran secara cepat dan tepat sebelum petugas pemadam Kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis Budi Rahmat, S.Ip, saat di wawancara awak media menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas serta sosialisasi tentang teknik dasar pemadaman kebakaran.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memadamkan api serta memahami langkah-langkah evakuasi yang aman,” ujarnya.
Menurut Budi Rahmat sosialisi dan pelatihan teknik dasar pemadaman kebakaran sudah empat kecamatan dilaksanakan.
“Sosialisasi ini terus kami lakukan disetiap kecamatan, pertama di Kecamatan Banjaranyar, Purwadadi, Lakbok dan sekarang di kecamatan Banjarsari. Kami akan terus melakukannya disetiap kecamatan yang berada di kabupaten ciamis” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi teori dan praktik lapangan, meliputi pengenalan jenis-jenis alat pemadam api ringan (APAR), cara penggunaan yang benar, teknik evakuasi korban, hingga simulasi pemadaman api skala kecil, dari peralatan tradisional sampai peralatan moderen.
“Dalam pelatihan ini masayarakat dapat mempelajari cara menangani kebakaran dari mulai api kecil dengan menggunakan peralatan tradisional hingga peralatan moderen” ucap Kabid Damkar Ciamis.
Melalui pelatihan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran semakin meningkat, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman, tanggap, dan siaga terhadap potensi kebakaran sebelum meminta bantuan ke damkar” tegasnya.
Ditempat yang sama, salah satu peserta pelatihan, Abdulmajid anggota Linmas Desa Cibadak, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan baru sekaligus pengalaman berharga bagi para anggota Linmas di lapangan.
“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Sekarang kami lebih memahami cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), teknik pemadaman yang aman, serta langkah-langkah evakuasi saat terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Menurut Abdumajid Kegiatan ini juga menjadi ajang peningkatan kapasitas Linmas dalam mendukung tugas-tugas perlindungan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan lingkungan.
“Dengan pelatihan ini, kami selaku anggota Linmas semakin siap, sigap, dan tanggap dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat di tengah masyarakat” pungkasnya
(CMY/sergap.co.id)






