KUPANG, || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-22, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kupang menggelar perayaan meriah yang sarat makna pada Kamis (23/10/2026).
Acara ini melibatkan seluruh keluarga besar sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, alumni, hingga para siswa, dalam berbagai kegiatan dan lomba menarik yang menonjolkan kreativitas serta semangat kebersamaan.
Momentum ulang tahun kali ini menjadi istimewa karena diwarnai dengan peluncuran sejumlah program baru yang mendukung proses pembelajaran berbasis proyek.
Beberapa di antaranya adalah peluncuran perdana Tabloid Dian Smekensix, peresmian Business Center, pembukaan IT Center untuk pelatihan teknologi, peresmian kantin sekolah, serta pendirian koperasi siswa.
Kepala SMKN 6 Kupang, Asa Lahtang dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah yang ia pimpin berkomitmen untuk menjadi agent of change atau agen perubahan di dunia pendidikan vokasi Nusa Tenggara Timur.
Dengan mengusung tema “Optimis Bergerak Bersama untuk Maju,” Wilem menekankan pentingnya semangat dan kolaborasi untuk mencapai kemajuan bersama.
“Tanpa optimisme, kita tidak bisa bergerak. Optimisme menjadi pedoman kuat untuk melangkah. Namun, kita tidak boleh berhenti di situ saja, melainkan harus terus bergerak bersama-sama menuju kemajuan,” ujar Lahtang penuh semangat.
Ia menambahkan, selama satu tahun terakhir SMKN 6 Kupang telah melakukan banyak terobosan dan pembenahan yang berorientasi pada pembelajaran kreatif dan mandiri. Peluncuran tabloid sekolah dan berbagai pusat kegiatan menjadi bukti nyata komitmen sekolah terhadap inovasi pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil SMKN 6 Kupang.
Menurutnya, usia 22 tahun bukanlah usia yang muda bagi sebuah lembaga pendidikan, melainkan usia matang yang telah banyak memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Usia 22 tahun ini adalah momentum penting untuk meneguhkan identitas dan menumbuhkan inovasi. Jangan pernah berhenti berkreativitas dan berinovasi,” ujar Ambrisius dalam sambutannya.
Ia juga menyebut bahwa peluncuran Tabloid Dian Smekensix merupakan langkah cerdas dan berani, karena melatih siswa dan guru untuk berpikir kritis serta mengekspresikan ide dalam bentuk tulisan. Inisiatif ini, katanya, mencerminkan semangat adaptif terhadap perkembangan dunia digital dan industri kreatif.
Menurut Ambrosius, dunia kerja saat ini menuntut kemampuan berpikir inovatif, kreatif, serta mampu memecahkan masalah secara efektif. Oleh karena itu, pendidikan kejuruan harus menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman dan mempersiapkan siswa untuk menjadi generasi yang tangguh, produktif, dan berkarakter kuat.
“Pintar saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan karakter. Di mana pun berada, kejujuran dan integritas adalah kunci kemajuan. Sebuah perusahaan tidak akan maju tanpa dukungan karakter yang kuat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan bagi para siswa SMK. Dengan adanya Business Center dan koperasi sekolah, Ambrosius berharap siswa dapat belajar berbisnis secara nyata dan membangun mental wirausaha sejak dini.
“Ajarkan anak-anak untuk berbisnis, untuk berpikir mandiri. Karena dunia kerja ke depan bukan hanya tentang mencari pekerjaan, tapi menciptakan peluang pekerjaan,” tambahnya.
Perayaan HUT SMKN 6 Kupang tahun ini menjadi bukti bahwa sekolah tersebut terus bertransformasi, mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar pendidikan karakter.
Dengan semangat “Optimis Bergerak Bersama untuk Maju”, SMKN 6 Kupang menegaskan posisinya sebagai sekolah kejuruan unggulan di NTT yang siap mencetak generasi muda kreatif, berdaya saing, dan berintegritas tinggi.
(Desy)






