WAINGAPU, || Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 05/Waingapu, Kodim 1601/Sumba Timur, Koptu Sahrir, melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Pambotanjara, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, pada Selasa (21/10/2025).
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendampingi petani setempat, Bapak Nicolaus N. Mbay, untuk memantau pertumbuhan tanaman jagung yang saat ini memasuki masa pertumbuhan awal. Pemantauan dilakukan secara langsung di lahan pertanian guna memastikan kondisi tanaman tetap baik dan sesuai dengan standar budidaya.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat melalui para Babinsa untuk turut serta membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah pedesaan, terutama di sektor pertanian jagung yang menjadi komoditas unggulan di Sumba Timur.
Koptu Sahrir menegaskan bahwa keberadaan Babinsa di lapangan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memberikan semangat, motivasi, dan pendampingan teknis kepada para petani agar tetap konsisten dalam mengelola lahan mereka.
“Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari tahap olah lahan, tanam, hingga panen, demi mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujar Koptu Sahrir saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya di pedesaan yang menjadi pusat produksi pangan daerah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat seiring dengan hasil pertanian yang lebih produktif.
Selain memberikan pendampingan, Koptu Sahrir juga menyampaikan sejumlah saran teknis kepada petani terkait penggunaan pupuk, pola tanam yang efisien, serta pengendalian hama agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen tiba.
Upaya yang dilakukan Babinsa Waingapu ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Para petani mengaku termotivasi dengan kehadiran TNI di tengah-tengah mereka yang selalu siap membantu, mendengar, dan bekerja bersama demi kemajuan sektor pertanian di wilayah Sumba Timur.
(Ms)






