JAKARTA, || Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menyambangi kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2025). Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Bintan ini disambut langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Roby menyampaikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat, salah satu program unggulan gagasan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini memiliki manfaat besar dalam meningkatkan harkat dan martabat masyarakat melalui pemerataan akses pendidikan.
“Kami menyampaikan dukungan penuh untuk suksesnya program ini. Sebagai langkah awal, kami sudah siapkan lahan 10 hektare di area Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, untuk Sekolah Rakyat,” ujar Roby. Ia menilai, program tersebut sejalan dengan amanat UUD 1945 bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa.
Diskusi antara Bupati Bintan dan Mensos juga membahas tata cara, prosedur, dan tahapan pelaksanaan Sekolah Rakyat. Roby menegaskan, Pemkab Bintan akan mempersiapkan segala hal secara maksimal agar tujuan mulia dari kehadiran Sekolah Rakyat benar-benar terwujud dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik komitmen Pemkab Bintan dan menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat adalah upaya strategis pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pendidikan dan kesejahteraan sosial di seluruh Indonesia.
“Program ini langkah penting memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Bayangkan, pendidikan gratis, berasrama, sasarannya keluarga miskin dan miskin ekstrem ini program luar biasa. Rugi kalau daerah tidak ikut ambil bagian,” tegas Gus Ipul.
Selain membahas Sekolah Rakyat, Bupati Roby juga berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional). Menurutnya, data tunggal ini menjadi dasar penting agar penyaluran bantuan sosial dan program pemerintah lebih tepat sasaran.
Roby menjelaskan, data DTSEN akan diperbarui setiap tiga bulan dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) agar tetap akurat dan mencerminkan kondisi terkini masyarakat. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga miskin, bahkan miskin ekstrem, yang tercecer dari data dan tidak tersentuh bantuan pemerintah,” ujarnya.
Dengan dukungan dari Kementerian Sosial, Pemkab Bintan berharap pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi sebagai langkah nyata dalam membangun generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi sekaligus mengentaskan kemiskinan di daerah.
(Maniur S)






