Babinsa dan Petani Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Padi di Pahunga Lodu

SERGAP.CO.ID

PAHUNGA LODU, || Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu, Kodim 1601/Sumba Timur, Praka Ferdinand Mukoron melaksanakan pendampingan panen padi menggunakan mesin pemanen modern (Combine Harvester) di lahan milik Gabriel, anggota Kelompok Tani Hilipiti, seluas 50 are di Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring bidang pertanian dan wujud dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Sumba Timur.

Praka Ferdinand menjelaskan bahwa penggunaan mesin combine harvester memberikan banyak keuntungan bagi petani, terutama dari sisi efisiensi waktu dan biaya. Dengan alat tersebut, proses panen dapat dilakukan lebih cepat serta hasil gabah bisa langsung tertampung tanpa banyak kehilangan butir padi.

“Memanen padi dengan mesin tentu jauh lebih efisien dibandingkan cara manual. Biayanya lebih hemat, dan bulir padi tidak banyak yang terbuang karena langsung tertampung di wadah mesin,” ujar Praka Ferdinand.

Ia menambahkan, kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesejahteraan petani di wilayah binaannya. Menurutnya, kehadiran Babinsa bukan hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga bagian dari dukungan nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk terus mendampingi para petani mulai dari tahap penanaman hingga panen. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan memberi semangat dan motivasi agar petani terus produktif,” tegasnya.

Selain membantu proses panen, Babinsa juga turut memberikan edukasi kepada petani tentang pentingnya modernisasi alat pertanian agar hasil produksi meningkat dan proses kerja lebih efektif. Langkah ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk ikut terjun ke sektor pertanian.

Melalui pendampingan yang berkesinambungan, TNI bersama petani di Pahunga Lodu berkomitmen menjaga ketahanan pangan lokal serta memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat pedesaan di Kabupaten Sumba Timur.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *