Pemdes Cineam Terus Dorong Pelayanan Sosial dan Akses BPJS bagi Warga Kurang Mampu

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Pemerintah Desa Cineam, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya dengan membantu warga yang membutuhkan akses layanan BPJS gratis agar tidak terhambat dalam pengobatan.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Cineam, Jajang Supena, menjelaskan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan program bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat secara merata. “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi warga, termasuk membantu mereka yang membutuhkan BPJS gratis,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya. Selasa 07/10/2025.

Menurut Jajang, Desa Cineam memiliki lebih dari 4.000 warga yang tersebar di lima kepunduhan. Dengan dukungan 14 staf desa, pihaknya rutin melakukan rapat koordinasi mingguan dan bulanan bersama perangkat desa, RT, RW, hingga masyarakat secara langsung agar setiap program pemerintah bisa tepat sasaran.

Terkait kasus salah satu warga bernama Asep (39 tahun), warga Kampung Sukagalih, yang sedang berupaya mendapatkan BPJS gratis, Jajang menegaskan bahwa pemerintah desa telah menerima pengajuan tersebut dan tengah memprosesnya. “Kami tidak ingin ada warga yang terabaikan, apalagi bila menyangkut kebutuhan pengobatan,” tambahnya.

Sebelumnya, Asep mengaku telah menerima berbagai bantuan pemerintah seperti BPNT, KIP, dan bantuan stunting untuk balita. Namun, ia kini mengalami kesulitan karena BPJS umumnya tidak lagi aktif setelah saudara yang sebelumnya menanggung iurannya berhenti bekerja. “Saya sangat membutuhkan BPJS untuk berobat. Penghasilan sebagai tukang parkir hanya cukup untuk makan,” ungkapnya.

Asep juga menceritakan bahwa ia mengalami cedera pada tangan dan kaki kanan akibat kecelakaan pada tahun 2013. Pengobatan sempat dijalani di rumah sakit menggunakan BPJS umum, tetapi kini terhenti karena tidak mampu melanjutkan pembayaran premi bulanan.

Sementara itu, Hendi J, selaku Punduh Sukagalih, membenarkan kondisi Asep. Ia menjelaskan bahwa pihak kepunduhan sudah berkoordinasi dengan desa untuk membantu warga tersebut. “Kami tahu Asep memang kesulitan. Kami sudah ajukan bantuan BPJS pemerintah dan sedang menunggu tindak lanjut dari pihak terkait,” tutur Hendi.

Hendi juga menyebutkan bahwa warga Sukagalih secara umum telah mendapatkan perhatian pemerintah melalui berbagai program sosial. Namun, untuk kasus Asep, pihaknya berharap proses administrasi BPJS bisa segera selesai agar pengobatan dapat dilanjutkan.

Dari pihak kecamatan, Andar, Kasi Trantib Kecamatan Cineam, menyatakan bahwa keluhan masyarakat seperti ini akan diteruskan ke bagian Kasi Kesos yang membidangi urusan sosial dan kesehatan. “Kami hanya menampung dan meneruskan laporan ke bagian yang berwenang. Saat ini Pak Camat dan Kasi Kesos sedang bertugas di lapangan,” ujarnya.

(UDan SH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *