KOTA BANDUNG, || Kota Bandung kembali mencatat sejarah dengan memecahkan rekor nasional Original Rekor Indonesia (ORI) pada ajang Fun Chess Festival Bandung Utama 2025. Sebanyak 1.180 pelajar dari berbagai sekolah bermain catur cepat secara serentak di Plaza Balai Kota Bandung, melampaui target panitia sebanyak 1.000 peserta.
Presiden ORI, Guruh Susanto, secara resmi mengumumkan pencapaian tersebut. “Dengan bangga kami nyatakan, rekor Indonesia bermain catur dengan jumlah peserta pelajar terbanyak berhasil diraih di Kota Bandung,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang membuka acara mengaku bangga karena Balai Kota untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah festival catur akbar. “Balai Kota dan Pendopo adalah rumah warga. Selama acaranya mendidik dan bermanfaat, pintu selalu terbuka. Hari ini kita bersama-sama mencatat sejarah baru lewat catur,” kata Farhan.
Ia menegaskan, keberhasilan ini sejalan dengan visi Bandung UTAMA yang diusung dalam peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215: Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis. Menurutnya, catur adalah olahraga yang melatih sumber daya manusia unggul dengan pikiran terbuka, jujur, dan penuh strategi.
Grand Master sekaligus Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto, turut hadir dan memberikan apresiasi. “Dulu Bandung adalah kiblat catur Indonesia bersama Jakarta, Solo, dan Banjarmasin. Dari Bandung lahir banyak pecatur hebat. Saya yakin dari sini akan lahir lagi Grand Master baru,” tegasnya.Sabtu 27/09/2025
Sebagai penanda resmi, Ketua Percasi Kota Bandung, Andre Sauta, bersama Kepala Dispora Kota Bandung, H. Sigit Iskandar, melakukan penyerahan sertifikat dan penandatanganan berita acara rekor ORI.
Dengan pencapaian ini, Bandung tidak hanya tercatat dalam sejarah sebagai kota dengan peserta terbanyak dalam permainan catur pelajar, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai pusat lahirnya generasi pecatur baru.
Festival ini menjadi lebih dari sekadar olahraga, melainkan simbol kolaborasi, kreativitas, dan prestasi warga Bandung yang terus mengharumkan nama kota di kancah nasional.
(Dewi)






