SUMBA TIMUR NTT, || Komandan Kodim 1601/Sumba Timur, Letkol Inf. Dobby Noviyanto S., S.E., mendampingi Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo W.G meninjau lahan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Kadumbul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (13/9/2025). Lahan yang disiapkan untuk pembangunan ini mencapai kurang lebih 100 hektare.
Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Subagyo W.G dengan didampingi sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri. Turut hadir Asisten 3 Kabupaten Sumba Timur, Lu Pelindima, S.Sos., Dansub POM IX/1-2 Waingapu Lettu Cpm Hendra Ferdian Aryayhuda bersama anggota, Pasiter Kodim 1601/Sumba Timur Kapten Inf Samsiadi, Pasi Intel Lettu Inf Hendrik Karamulla, Kepala Desa Palakahembi, Kepala Desa Kadumbul, Linmas, RT, RW, serta masyarakat Desa Kadumbul dan Palakahembi.
Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Inf. Dobby Noviyanto menjelaskan bahwa pembentukan Yonif TP merupakan program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Menurutnya, keberadaan Yonif TP di Sumba Timur memiliki nilai strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan militer, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan daerah.
“Yonif TP mendorong produktivitas pertanian, peternakan, serta pembinaan teritorial secara masif dan terarah,” ujar Dobby.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah dalam peninjauan tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembangunan Yonif TP akan mendapat dukungan lintas sektor.
Lebih lanjut, Dandim menyebutkan bahwa Yonif TP dirancang sebagai satuan pembangunan dengan tugas pokok mendukung kemandirian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pertahanan wilayah melalui pendekatan kemanusiaan dan ketahanan pangan.
Potensi sumber daya alam di Kabupaten Sumba Timur, kata dia, masih sangat besar namun belum dimanfaatkan maksimal. Kehadiran Yonif TP diharapkan dapat menjadi katalisator untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
“Yonif TP bukan hanya soal membangun markas, melainkan bagian dari agenda besar membangun masa depan bangsa,” tegasnya.
Ia berharap, keberadaan Yonif TP dapat menjadi solusi konkret atas tantangan ketahanan wilayah sekaligus motor penggerak pencerdasan dan pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Sumba Timur.
(Ms)






